riau24 Maisir : Sawah Terendam Sedang Di Data | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

Maisir : Sawah Terendam Sedang Di Data

0
Berita Riau -  Maisir : Sawah Terendam Sedang Di Data
Kuansing, Riau24.com -  Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi, dari 9.433,35 hektar tanaman padi yang di tanam oleh petani pada musim tanam besar tahun 2016 ini, seluas 9.433,35 hektar dan yang terendam banjir seluas 8.008 hektar yang tersebar di sebelas kecamatan di kuansing.

Kesebelas kecamatan tersebut adalah Kecamatan Hulu 
Kuantan lahan seluas 212 hektar dan terendam banjir 70 hektar, Kecamatan Kuantan Mudik lahan seluas 1.129 hektar dan terendam banjir 873 hektar, Kecamatan Gunung Toar lahan seluas 1.556 hektar dan terendam banjir 1.380 hektar, Kecamatan Kuantan Tengah lahan seluas 1.260,5 hektar dan terendam banjir 1.260,5 hektar, Kecamatan Sentajo Raya lahan seluas 405 hektar dan terendam banjir 405 hektar.

Kecamatan Benai lahan seluas 1.741,10 hektar dan terendam banjir 1.511,75 hektar, Kecamatan Pangean lahan seluas 1.563,75  hektar dan terendam banjir 1.140,50 hektar, Kecamatan Kuantan Hilir lahan seluas 340 hektar dan terendam banjir 337 hektar, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang lahan seluas 507 hektar dan terendam banjir 507 hektar, Kecamatan Inuman lahan seluas 151 hektar dan terendam banjir 151
hektar dan Kecamatan Cerenti lahan seluas 568 hektar dan terendam banjir 292 hektar.

" Jadi totalnya dari 9.433,35 hektar luas lahan yang di tanam tahun 2015 lalu, maka yang terendam banjir seluas 8.008 hektar, dan yang tidak terendam banjir seluas 1.425 hektar," Ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupten Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir ketika
dihubungi.

Musibah banjir yang melanda wilayah Kabupaten kuantan singingi akibat meluapnya sungai batang kuantan, senin (8/2) hingga kamis (11/2) lalu dan telah menenggelamkan lebih dari 11.402 rumah kepala keluarga (KK) di sebelas kecamatan di kuansing. Selain rumah yang ternggelam akibat banjir juga melanda areal persawahan, yang tidak kurang dari 8.008 hektar.

Menurutnya, musibah banjir yang telah menenggelamkan tanaman padi yang baru di tanam atau sekitar satu bulan lebih usai tanam, telah terjadi tempat kali di kuansing yakni jumat (8/1), jumat (15/1), jum'at (29/1) dan senin (8/2), sehingga mengakibatkan padi terkena fuso. Sedangkan akibat banjir yang ke empat kemarin senin (8//2) sedang dilakukan pendataan oleh seluruh PPl dan UPTD tanaman pangan, untuk melihat dan
meninjau secara langsung ke lapangn.

" Saat banjir pertama dahulu, telah terkena fuso tnaman padi seluas 1.000 hektar, dan sebabkan harus di tanam kembali, dan untuk benih telah dilakukan untuk meminta bantuan dari dinas tanaman pangan Provinsi Riau dan pusat," Paparnya.

Sedangkan untuk benih tersebut, diperkirakan akan tiba sekitar awal maret, yang tentu saja para petani akan melakukan penanaman kembali, agar tidak mengalami kerugian yang sangat besar, sedangan banjir yang telah menenggelamkan tanaman padi seluas 8.008 hektar belum tentu seluruhnya membusuk atau tidak baik, karena sedang dilakukan
pendataan, " tukasnya.

R24/red/zar 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam