riau24 MUHARLIUS: Perlu Singkronisasi Data Masyarakat Miskin | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

MUHARLIUS: Perlu Singkronisasi Data Masyarakat Miskin

0
Kadisnaker Kuansing H. Muharlius, SE, MM
Berita Riau -  MUHARLIUS: Perlu Singkronisasi Data Masyarakat Miskin
KUANSING, RIAU24.com - Banyaknya masyarakat miskin di Kabupaten Kuantan Singingi yang saat ini beragam dan selalu berubah dan bahkan tidak sama, menyulitkan bagi instansi terkait untuk mendata. Oleh karena itu, maka Dinas Sosial Ketenagakerjaan Kabupaten Kuantan Singingi melakukan singkronisasi data dengan masyarakat miskin dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan ke depan memang harus satu sumber data di program kesejahteraan.

Sebab selama ini data miskin selalu berbeda antar instansi, oleh sebab itu data miskin masuk dalam program PKH. Karena masalah sosial harus memvalidasi data dua kali dalam setahun. Sementara anggaran untuk penanggulangan masyarakat miskin maka laporkan ke Pemprov dan
Pusat.

"Jadi pemerintah pusat minta dilakukan singkronisasi data," ungkap Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Kuantan Singingi, H. Muharlius, SE, MM ketika dihubungi.

Menurutnya data masyarakat miskin memang banyak misalnya bidang pendidikan berada di Dinas pendidikan, kalau soal BPJS tentu di Dinas Kesehatan. Oleh karena itu ke depannya, perlu ada keterpaduan dengan data yang ada seperti di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil
(Disdukcapil), karena yang menghitung berapa jumlah penduduk di instansi tersebut.

" Ke depannya sangat perlu dilakukan singkronisasi data, agar data soal kependudukan dapat jadi satu wadah, agar lebih mudah ke depannya," paparnya.

Sebab, data yang ada selama ini belum singkron dan terdapat di berbagai instansi, sehingga sangat menyulitkan bagi dinas sosial dan tenaga kerja, tukasnya.

R24/red/zar
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru