riau24 Dugaan Kasus Peselingkuhan Yang Dilaporkan Ke Polsek Merbau Berujung Damai | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Dugaan Kasus Peselingkuhan Yang Dilaporkan Ke Polsek Merbau Berujung Damai

0
Kapolsek Merbau, AKP. H. Syaruddin Tanjung
Berita Riau -  Dugaan Kasus Peselingkuhan Yang Dilaporkan Ke Polsek Merbau Berujung Damai
Meranti, Riau24.com - Dugaan kasus peselingkuhan yang dilaporkan dua pekan yang lalu akhirnya menemukan solusi dan berujung damai. Pedamaian itu terjadi setelah pelapor itu sendiri mencabut kembali laporannya kepada pihak Polsek Merbau pada Senin malam (15/2/2016) kemarin.

"Hal ini dibenarkan dan dijelaskan Kapolsek Merbau, AKP. H. Syahrudin Tanjung saat dikonfirmasi Riau24.com melalui sambungan Handphone selulernya, Selasa (16/2/2016) membenarkan dan mengatakan, nampaknya tidak berlanjut ke pengadilan, sudah dicabutnya kembali pengaduan oleh pelapor, tuturnya.

Kapolsek Merbau itu mengakui, "selama perdamaian antara kedua belah pihak kita sama sekali tidak ada mencampuri urusannya itu hak dia pelaopor, yang jelas orang itu sudah melakukan perdamaian tadi malam (Senin,red)", tutup Kapolsek Merbau AKP H. Syahrudin Tanjung.

"Semulanya, sebagaimana yang diberitakan Riau24.com pada minggu lalu, dugaan perselingkuhan ini sempat dilaporkan oleh pelapor berinisial KM dua pekan silam, melalui riles kontak BBM Kanit Intelkam Polsek Merbau, Brigadir Sony Silalahi, SH kepada awak Media ini mengatakan, sebagaimana surat laporan pelapor Nomor : LP / / II /2016 / RIAU / RES KEP MERANTI /SEK MERBAU PELAPOR : KAMARUDDIN BIN H ABDUL KADIR (47) beragama Islam, alamat Jl. s Parman RT 01 / RW 04 Kelurahan Teluk Belitung Kecamatan Merbau melaporkan terlapor atas nama Teja Fitria (44) beralamat di Jl. Rambutan Kelurahan Teluk Belitung. Dimana Tempat Kejadian Perkara (TKP) saat itu terjadi di Jl. S. Parman depan Sekolah SD 03 Gang Sempaya Hulu Asam Kelurahan Teluk Belitung.

Kronologis kejadian, lanjut Sony membeberkan, pada pertengahan tahun 2015 yang lalu pelapor mulai curiga dengan gerak gerik terlapor bahwa terlapor diduga memiliki hubungan khusus terhadap istri pelapor atas nama ASNIDAR. Dimana terlapor pernah kedapatan menelpon istri pelapor, dan pelapor menanyakan terlapor melalui hanphone saat itu.

"Ada hubungan apa kamu dengan istri saya? terlapor menjawab tidak ada hubungan apa-apa". Tidak hanya sampai disitu, kendati tidak puas melalui hanphone pelapor menanyakan langsung kepada terlapor tentang seringnya terlapor menelpon istri pelapor, terlapor menjawab cuma menanyakan harga tanah" ujar Sony menceritakan.

Lebih lanjut, pada hari Sabtu tanggal 07 Februari 2016 kemarin sekitar pukul 23.30 Wib pelapor merasa curiga dengan gerak gerik istri nya dan Pelapor sembunyi di dalam WC guna melakukan pengintaian terhadap istrinya sendiri. Dan pada hari Minggu dini hari sekitar pukul 02.30 wib pelapor melihat istri pelapor keluar rumah dan langsung menemui terlapor di Jl. S. Parman depan SD 03 Hulu asam Kelurahan Teluk Belitung, dimana saat itu Istri pelapor sedang menaiki sepeda motor Yamaha Jupiter MX milik terlapor.

Melihat kejadian tersebut tanpa ampun secara langsung saat itu pelapor mengejar dan menangkap istri pelapor beserta terlapor dan langsung menyerahkan ke Ketua RT 01 Hulu Asam Kelurahan Teluk Belitung atas nama Syafi`i. Secara bersama-sama pelapor langsung melaporkan kejadian tersebut Ke Mapolsek Merbau guna ditindaklanjuti sebagaimana mestinya, tutur Kanit Intelkam Polsek Merbau tersebut.

Dikatakan Sony, sejauh ini kita telah mengamankan terlapor beserta Barang Bukti (BB) yaitu 1 unit Sepeda Motor Jupiter MX warna merah Tanpa Nomor Polisi (Nopol) milik terlapor dan 1 buah Handphone (Hp) merek Nokia X3 milik terlapor, ungkapnya.

R24/red/ndi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru