riau24 Ribuan Rumah Di Pelalawan Direndam Banjir | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Ribuan Rumah Di Pelalawan Direndam Banjir

1
Ilustrasi
Berita Riau -  Ribuan Rumah Di Pelalawan Direndam Banjir
PELALAWAN, Riau24.com - Akibat Kabupaten Pelalawan terus diguyur hujan lebat sejak beberapa minggu terakhir ini menyebabkan sebanyak 2.410 Rumah warga dan puluhan fasilitas umum dan rumah ibadah di Kabupaten Pelalawan diredam banjir. Bahkan banjir sempat lumpuhkan akses arus transportasi yang melintasi dua kecamatan di Kabupaten Pelalawan.

Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial (Diskessos) Pelalawan MD Rizal mengaku bahwa berdasarkan hasil investigasi dilapangan terdapat di Kelurahan Pelalawan sebanyak  450 rumah, Desa Sering Induk 282 rumah, Desa Sering (Jembatan Kerinci) 131 rumah, Desa Tolam-Pelalawan 300 rumah, Desa Ransang 195 rumah, dan di Desa Sungai Arah 315 rumah terendam banjir.

"Jadi seluruh rumah warga yang direndam banjir dikecamatan Pelalawan  sebanyak 1.673 rumah. Sedangkan, jumlah rumah di Kelurahan Langam yang terendam banjir sebanyak 451 rumah. Kemudian di Desa Rantau Baru jumlah rumah direndam banjir 191 rumah, di Kualo Terusan Bawah Pangkalan Kerinci sebanyak 95 rumah ditambah fasilitas umum seperti  Masjid/Mushollah 9 unit, dan Sekolah 9 unit yang direndam banjir Kecamatan Pangkalan Kerinci," terang MD Rizal.

Untuk meringankan beban ribuan warga korban direndam banjir dikabupaten Pelalawan,sebut MD Rizal,Pemkab telah menyalurkan bantuan sembako dengan turun langsung kelapangan bagi  masyarakat yang terkena banjir tersebut.Sejauh ini banjir telah merendam 2.410 unit rumah, fasilitas umum lainya semisal Masjid/Mushollah 9 unit, Sekolah 9 unit, sementara untuk fasilitas poryandu, puskesmas masih belum terjangkau bajir, sebab didirikan dilokasi yang agak tinggi. Namun kemungkinan bisa saja terendam karena pergerakan banjir mencapai 50 cm permalam," ungkap MD Kepala Diskesos Pelalawan Rizal Abbas pada Selasa (16/2/2016) saat meninjau lansung banjir di desa Kemang kecamatan pangkalan Kuras.

Menurut MD Rizal, bantuan disalurkan pada masyarakat yang terkena banjir sesuai dengan Perbup nomor 298 tahun 2016 tentang penetapan status siaga darurat Penanggulangan bencana banjir dan lonsor di Kabupaten Pelalawan tahun 2016. "Sekarang kondisi terparah akibat dampak banjir di Pelalawan karena terisolasi akses Jalan Koridor PT RAPP Pangkalan Kerinci menuju Kecamatan Langgam sehingga menyebabkan akses utama jalan penghubung dua kecamatan itu terputus total sejak Senin (15/2/2016) kemarin. Terjadi kenaikan air banjir sebenarnya sudah mulai  sejak Senin  malam sekitar jam 02.00 WIB kemarin hingga kini,” ujarnya.

Sementara dari keterangan Katim Poslantas Desa Segati Kecamatan Langgam F Purba menuturkan, bahwa kini telah dilakukan penutupan akses jalan koridor RAPP-Langgam mengingat kondisi banjir terus naik sehingga bisa membahayakan pengguna jalan yang melintas. Karena akibat banjir terus naik menyebabkan ada beberapa tiang listrik yang akan tumbang disepanjang jalan koridor RAPP tersebut sehingga bisa membahayakan orang yang lewat jika  sewaktu-waktu ini terjadi roboh nantinya.

”Kini penutupan akses jalan koridor RAPP dilakukan dari dua arah yaitu dari arah Pangkalan Kerinci terjadi penutupan akses jalan di KM 7 dan penutupan dari arah Langgam di KM 23. Kita melihat sudah banyak kendaraan yang mogok karena terendam banjir saat memaksa melintas. Mereka sudah kita peringatkan, tapi tetap menerobos kedalaman banjir tersebut," pungkas F Purba.

Dari pengakuan Kepala BPBD Pelalawan Hadi Penandio menyebutkan bahwa Pemkab Pelalawan telah memetakan daerah yang rawan banjir. Diketahui di Kabupaten Pelalawan terdapat 22 desa di enam kecamatan telah dipetakan sebagai dearah rawan banjir. Di enam kecamatan tersebut adalah Kecamatan Langgam, Pelalawan, Teluk Meranti, Ukui, Pangkalan Kuras, dan Pangkalan Kerinci,” tuturnya.

Melihat kondisi banjir disejumlah wilayah di Kabupaten Pelalawan terus melonjak naik sehingga Bupati Pelalawan HM Harris sempatkan meninjau lokasi banjir kelapangan dan langsung menyerahkan bantuan pada masyarakat korban banjir di Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan pada Senin (15/02/2016) kemarin.

Disaat meninjau banjir, Bupati Harris berjanji akan lebih memperhatikan masyarakat korban banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Pelalawan. Untuk itu, masyarakat korban banjir juga dirinya ingatkan supaya terus waspada menghadapi musibah banjir yang menimpanya. ”Kita minta  masyarakat yang terkena banjir selain harus waspada juga menjaga kesehatannya" tuturnya.

Sebagai bentuk perhatiannya pada para warga korban banjir selain memberikan bantuan sembako juga mendirikan posko bencana banjir untuk melayani warga terkena banjir tersebut. "Kita dirikan posko pelayanan kesehatan supaya  masyarakat yang  sakit akibat dampak banjir bisa berobat disetiap posko kesehatan yang didirikan itu," tegas HM Harris.

R24/red/shi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Eko
Rabu, 17 Februari 2016 13:02 wib
Waw......gawat riau sekarang,,, Buka DISINI.....
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru