riau24 Bupati Rohul: Iman Benteng Diri dari Aliran Sesat | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Bupati Rohul: Iman Benteng Diri dari Aliran Sesat

0
Dialog Keagamaan MUI
Berita Riau -  Bupati Rohul: Iman Benteng Diri dari Aliran Sesat
Rohul, Riau24.com - Demi menjaga kerukunan antar umat beragama, serta pengaruh aliran radikal dan sesat yang bisa menimbulkan gesekan sosial ditengah-tengah masyarakat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Rokan Hulu menggelar Dialog keagamaan dalam menguatkan Ukhuawah menuju kekuatan Agama.

Dimana, kegiatan ini langsung di buka oleh Bupati Rohul Drs. H. Achmad, M.Si, didampingi Ketua MUI Rohul, Hasbi Abduh, kepala kantor kementerian Agama Rohul Drs. Ahmad Supardi Hasibuan, dan para ulama se Rohul.

Dalam sambutannya, Achmad mengungkapkan, saat ini banyak aliran-aliran yang menyesatkan, yang bernuansa radikal dengan tujuan untuk memecah belah dan menghancurkan keutuhan dari Kesatuan Republik Indonesia. Dimana, para pengikut aliran tersebut akan berupaya memberikan teror dan keresahan ditengah masyarakat.

"Agar kita tidak terjerumus dalam aliran tersebut, Imanlah yang menjadi benteng bagi diri kita agar tidak terjerumus," katanya, Selasa (16/2/2016) di Hotel Glora Bhakti.

Ia menambahkan, agar iman tetap menjadi pondasi tentunya perlu ditebalkan, untuk itulah tugas dari para ulama harus bisa memberikan pemahaman dan mempertebal Iman masyarakat. Sehingga pengaruh dari paham radikal dan aliran sesat lainnya, tidak akan masuk ke tengah masyarakat. Dengan seringnya para ulama memberikan pencerahan dan pemahaman terhadap pemeluk agama, tentunya paham-paham yang bertentangan dengan pancasila tidak akan bisa masuk ke Negeri S1 Seribu Suluk.

"Para pengikut paham radikal dan aliran sesat tersebut kan karna mereka imanya lemah dan kurangnya pemahaman dari agama. Untuk itulah, tugas dari ulama untuk mempertebal iman dan pemahaman masyarakat tentang agama," jelasnya.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat, untuk bisa memahami paham yang menyebar di lingkungannya, dengan cara berkonsultasi kepada para ulama yang berada di ‎lingkungannya.

"Jangan mudah percaya dengan paham yang baru dan berbau radikal, pertebal iman, dan pemahaman kita terhadap ajaran agama. Sehingga ajaran penyimpang tidak akan bisa masuk ke lingkungan kita," pungkasnya.

R24/red/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru