riau24 Nariman Tergugah Hati Masih ADa Perhatikan Makrifat | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Nariman Tergugah Hati Masih ADa Perhatikan Makrifat

0
Berita Riau -  Nariman Tergugah Hati Masih ADa Perhatikan Makrifat
Kuansing, Riau24.Com - Siapa yang tidak kenal dengan Makrifat marjani, tentu saja tidak semua orang yang tahu terutama kalangan muda, akan tetapi di era tahun 1950 an, semua orang pasti mengenalnya. Karena beliau adalahs alahs atu tokoh pejuang dan pendidi Provinsi Riau. Bahkan beliau juga pernah menjadi salah satu anggota MPRS pada era tahun tersebut.

Namun saat sekarang sudah barang tentu hanya tinggal kenangan dan kalangan muda hanya mengetahui nama besarnya saja, bahkan yang lebih tragis lagi belum juga diabadikan sebagai salah satu nama pejuang kemerdekaan di negeri ini. Ada apa gerangan. Berikut penuturan salah satu Putri makrifat marjani kepada beberapa media di Riau ini.

Menurut Salah satu Putri tokoh pejuang yang berasal dari Provinsi Riau Makrifat Marjani, Ir. Nariman Hadi MMA, dirinya sangat tergugah hatinya karena masih ada yang ingin memperhatikan dan mengenang sejarah makrifat marjani, Karena apa yang dilakukan oleh mahasiswa merupakan bentuk kepedulian terhadap pelaku sejarah.

Makrifat Mardjani memiliki istri Hj Fatimah Hadi memiliki 10 anak, salah satunya kini berada di Jepang, dan merupakan pahlawan yang ikut memperjuangkan kemerdekaan RI. Bahkan sejumlah tokoh di Riau mengenal baik Buya Makrifat Mardjani, karena selain tokoh pendiri Provinsi Riau juga dikenal sebagai ulama lulusan pondok pesantren Sumatera Barat (Sumbar), dan juga tokoh pers Riau di Sumatera Bagian Tengah (Subateng), sebutnya.

"Disaat memperjuangkan Riau untuk menjadi provinsi, ia dengan suara tegas dan lantang minta pada Presiden Soekarno (masa itu) agar Riau berdiri sendiri (menjadi provinsi). Selain itu Makrifat Mardjani menggunakan media (Riau Buletin) agar mendapat perhatian dan dukungan besar dari publik,'" Paparnya.

Dikatakannya, Dirinnya masih menyimpan rapi dokumen perjuangan Makrifat Mardjani dikediamannya, dan ini bisa menjadi literatur sejarah beserta sumber penelitian ilmiah. Kemudian menyinggung tentang Hj Fatimah Hadi (Istri Makrifat Marjani), dia dilahirkan di Mekah dan mendapatkan pendidikan dari negara Arab.

"Masa hidupnya fasih berbahasa Arab, karena pada masa itu Hj Fatimah masa kecil mengikuti orang tuanya (Syeh Angku Angin) yang kini dimakamkan di desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi. Di masa hidup Angku Angin sebagai salah satu Mukti Indragiri di Mekah,

" saat ini kitab-kitab Angku Angin yang dibawa dari Mekah Madinah masih tersimpan rapi di kediaman," ujarnya.

Sebagaimana diberitakan berbagai media, para mahasisa di Kuansing sering melakukan ziarah di salah satu tokoh Riau, sebagai bentuk kepedulian sejarah, mencintai sejarah dan bahkan mengenang tokoh besar Riau yang telah berjasa

Presiden BEM Universitas Kuantan Singingi (Uniks), Heri Guspendri menyebutkan, para mahasiswa ingin mengetahui lebih jauh tentang perjuangan dan pengorbanan Makrifat Mardjani dalam mendirikan provinsi Riau. Selain itu merupakan tokoh pertama masuk dalam jajaran Parlemen Republik Indonesia. Dia menilai, makam Makrifat Mardjani terlihat kurang perawatan,semestinya tokoh Nasional itu diperhatikan pemerintah daerah dan kalau bisa dijadikan Situs Sejarah.

"Kami akan perjuangkan untuk bisa menjadi pahlawan nasional dan mendukung dijadikan situs sejarah provinsi," katanya.

Ada ratusan mahasiswa hadir dari sejumlah fakultas di Universitas Kuansing merasa bangga dan terharu dapat langsung menziarahi tokoh nasional di Riau itu. Para mahasiswa berharap tokoh Riau itu akan menjadi perhatian besar karena telah berjasa untuk provinsi serta sebagai warga Kuansing sangat bangga.

R24/red/zar 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru