riau24 RS Ini Kantongi Izin Pertama untuk Transplantasi Organ dari Pasien HIV | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

RS Ini Kantongi Izin Pertama untuk Transplantasi Organ dari Pasien HIV

1
Berita Riau -  RS Ini Kantongi Izin Pertama untuk Transplantasi Organ dari Pasien HIV

Riau24.com, Baltimore - Terdiagnosis sebagai pasien HIV positif menghalangi seseorang untuk mendapatkan organ donor ataupun menjadi donor organ. Namun sebuah rumah sakit di Amerika akan menjadi yang pertama melakukan transplantasi dari donor dan resipien pasien HIV.

Adalah Johns Hopkins University School of Medicine, Baltimore yang telah mengantongi izin untuk menjadi pusat transplantasi pertama di Amerika, dengan spesialisasi menangani donor dan resipien yang sama-sama didiagnosis HIV positif.
 
"Kabar ini tak hanya membanggakan bagi kami, tetapi juga pasien-pasien yang hidup dengan HIV dan menderita penyakit kronis. Ini seperti memberi mereka kesempatan hidup lagi," kata Dr Dorry Segev, salah satu dokter yang terlibat dalam tim transplantasi.
 
Operasi ini merupakan buah dari upaya Segev dan timnya untuk mendorong disetujuinya draft HIV Organ Policy Equity Act 2013 (HOPE), demi menepis diskriminasi yang didapat pasien HIV ketika mereka membutuhkan transplantasi.

Baca jugaPasien Seperti Ini Kemungkinan Sulit Lakukan Transplantasi Hati

Segev mengungkapkan sekitar 122.000 orang berada dalam daftar tunggu transplantasi, akan tetapi ribuan orang meninggal dunia tiap tahunnya karena tidak mendapatkan organ yang sangat mereka butuhkan.

Padahal, lanjut Segev, 500-600 organ donor akan tersedia bila pemerintah memperbolehkan penggunaan organ dari donor dengan HIV positif, khususnya untuk menangani pasien HIV positif yang membutuhkan organ donor. Dengan kata lain, ini akan membantu mengentaskan permasalahan klasik dari transplantasi, yaitu kurangnya donor.

Dr Dorry Segev (Foto: Getty Images)

Setelah dua tahun, draft itu akhirnya ditandatangi oleh Presiden Barack Obama dan keberadaan undang-undang ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi pada pasien HIV positif untuk memperoleh hak yang sama dengan warga negara sehat lainnya, yaitu mendonorkan dan menerima organ baru.
 
Dalam waktu dekat, Johns Hopkins University juga akan menggelar prosedur transplantasi pertamanya, yaitu cangkok ginjal dari seorang donor yang mengidap HIV kepada resipien yang juga HIV positif.

"Prosedurnya akan dilakukan sesegera mungkin setelah organ yang dibutuhkan tersedia dan resipiennya sudah dipersiapkan dengan baik," imbuh Segev.

Baca jugaEks Penderita Hepatitis A dan Pengidap HIV pun Bisa Jadi Donor Hati

Meski begitu, Amerika bukanlah negara pertama yang berhasil melakukan prosedur ini. Sebelumnya, Afrika Selatan telah melakukan transplantasi ginjal dari seorang donor yang mengidap HIV positif kepada pasien HIV positif lainnya selama beberapa tahun dan hasilnya terbukti baik.
 
Dari hasil analisis terhadap beberapa prosedur transplantasi yang sudah berlangsung di Afrika, 74 persen pasien yang mendapat donor organ dari pasien HIV memiliki peluang hidup hingga lima tahun.

"Transplantasi semacam ini sangat dibutuhkan bagi pasien HIV, mengingat mereka lebih cepat meninggal saat menunggu organ ketimbang mereka yang tidak mengidap HIV," tegas Segev seperti dikutip dari Washington Post, Rabu (17/2/2016).(lll/vit)

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 14:07 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru