riau24 204 KK DiKampung 40 Tasik Betung Akan Ditertibkan | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

204 KK DiKampung 40 Tasik Betung Akan Ditertibkan

0
Berita Riau -  204 KK DiKampung 40 Tasik Betung  Akan Ditertibkan

Siak, Riau24.com - Sebanyak 204 Kepala Keluarga yang berada di kawasan kampung 40 Tasik Betung akan ditertibkan dalam waktu dekat ini,karena mereka telah mendiami kawasan hutan biosfer dan dianggal melakukan perambahan hutan.

Kawasan yang telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai  cagar biosfer yang berada dilokasi Giam Siak kecil dan Bukit Batu, kabupaten Siak  telah dirambah secara besar-besaran, dalam hal ini pemkab siak dalam waktu dekat akan melakukan  pembersihan cagar biosfer yang ada diwilayah Siak Kecil dan bukit batu.

Dalam rapat yang dilaksanakan 18/2/2016 di kantor Bupati Siak Sri Indrapura. Dimana lahan yang memiliki karakteristik hamparan rawa gambut yang dialiri oleh dua sungai, Bukit batu dan siak kecil, membentang di propinsi Riau yang di
apit oleh 2 kabupaten bengkalis dan siak.

Pasalnya kini lahan yang di jadikan cagar biosfer  telah dirambah dan dijadikan warga pendatang sebagai lahanperkebunan kelapa sawit, sehingga dikawasan tersebut kini terdapat pemukiman warga yang tadinya terhitung 127 kk, kini
telah bertambah menjadi  204 kk,Padahal telah ditetapkan kawasan tersebut sebagai cagar biosfer namun kesadaran masyarakat maaih kurang sehingga mereka tetap nekat dengan dibukanya lahan penanaman sawit  yang berada dalam cagar biosfer dan kini telah berdiri 170 rumah papam,satu sekolah yang terdiri 2 kelas di kampung 40 dan Dua tempat ibadah (1 mushola dan 1 gereja.red), Untuk itu sebelum jumlah KK bertambah dengan adanya pendatang lain bermunculan, pihak Pemkab  bersama Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau merencanakan penertiban yang ada di kawasan konservasi cagar biosfer di kabupaten siak.

Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan pemkab siak bersama jajaran terkait sesegara mungkin.Pihak Kapolres siak, Ino Harianto untuk di wilayah Siak kecil akan dilakukan pengosonggan, dan pengrelokasikan dan akan dikembalikan kedaerah asalnya untuk sementara ditangguhkan.  "pertimbangan dalam pengosongan wilayah tersebut untuk semenata ditangguhkan dulu, dan akan melakukan isomasi kepada masyarakat disana,"ujarnya.

Sebab diwilayah tersebut dikhawatirkan akan melakukan perlawanan oleh masyarakat yang berdomisili di daerah itu, pasalnya masyarakat setempat telah   mengandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),"dengan ini kita harus
berhati-hati dalam melakukan pengrelokasian sebab masyarakat
disana telah mengikut sertakan LSM serta melapor kepresiden
dan wakapolri."Katanya.

Namun kendati demikian pemkab siak beserta jajaran yang terkait akan melakukan pembersihan terhadap masyarakat yang telah menduduki dikawasan cagar biosfer tersebut.

Adapun langkah-langkah yang telah dilakukan  dengan mengambil  tindakan kongkrit, sebelum semakin
bertambahnya KK yang ada disana.
"Dari data terbaru tahun 2015 sudah bertambah sekitar 107 KK artinya sudah ada saja penambahan pendatang diwilayah tersebut, dan untuk mengantisipasi jangan sampai menjadi kawasan atau desa nanti repot,"jelasnya.

Untuk itu pihak kepolisian akan membentuk personil Satgas-satgas yang di bagi dalam beberapa bidang, diantaranya bidang eksekusi, bidang kesehatan dan lain sebaginya.

"Untuk saat ini kita telah membuat dan membentuk personil satgas diberbagai bidang, serta peralatan, dan perlengkapan yang akan dibutuhkan nanti, dan untuk tindakan yang telah dilakukan yakni telah melayangkan surat pengosongan kawasan,"tuturnya.

Pihak kepolisian telah merencanakan pembentukan personil
yang terdiri dari Brimob, TNI dan Pemda yang berjumlah 300 orang, namun dalam hal ini kemungkinan akan ditambah kembali dalam jumlah personilnya,"perencanaan yang telah dibuat ada 300 personil, namun melihat kondisi lain kemungkinan akan ditambah lebih banyak dari jumlah masyarakat yang ada disana,"pungkasnya.

Dengan perencanaan yang telah dibuat, Bupati Siak mendukung
penuh dalam melakukan pembersihan dikawasan konservasi,"dalam hal ini saya mendukung penuh dengan akan menyediakan perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan ini,"ujarnya.
Saat ditanya Kapan pembersihan ini akan dilakukan Bupati siak belum bisa memastikan waktunya,"untuk waktunya belum bisa kita pastikan, dengan rapat ini kita akan menindaklanjuti lagi"pungkasnya.

R24/red/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru