riau24 PWI Kecam Tindakan Pihak PT.TKWL Terhadap Wartawan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

PWI Kecam Tindakan Pihak PT.TKWL Terhadap Wartawan

0
Berita Riau -  PWI Kecam Tindakan Pihak  PT.TKWL Terhadap Wartawan

Siak, Riau24.com -  Sungguh sangat disayangkan beberapa perusahaan atau PT di Kabupaten Siak, kususnya PT.TKWL Yang berada di Kampung Buatan Besar, Kecamatan Siak yang melarang wartawan meliput masyarakat yang melakukan tuntutan haknya terkait lahan miliknya yang bersartifikat.

"Kami sudah lama sekali menunggu di depan Pos Scurity PT.TKWL dan dilarang masuk kekawasan PT.TKWL. Padahal kami kesini atas undangan masyarakat dan bersama-sama masyarakat atau warga untuk meliput mereka yang menuntut haknya kepada PT.TKWL terkait lahan seluas 2 hetar yang bersartifikat yang di duduki oleh PT.TKWL,"kata Koko Hariadi didampingi Anto dan Awaludin  wartawan lokal Kamis (18/2).

 Senada juga diungkapkan Ketua PWI Kabupaten Siak Dolsani melalui wakil ketua PWI Siak Suleman SH mengecam bahwa sikap pihak PT.TKWL ini sangat disayangkan dan melanggar UU Pers.

"Kita sangat menyayangkan sekali sikap PT.Teguh Karsa Wahana Lestari (TKWL)  yang semenang-menang melarang wartawan meliput warga atau masyarakat  yang menuntut haknya di PT.TKWL. Wartawankan sebagai kontrol sosial, apa salahnya kalau wartawan meliput kronologis permaslahan yang menyangkut lahan masyarakat yang di klaim punya PT.TKWL agar publik,  seharusnya diperbolehkan itu,"kata Suleman dengan nada keras dan kecewa melihat wartawan tak dihargai disana.

Untuk itu, pihak PWI akan menindak lanjuti permasalahan ini dan akan menyurati pihak perusahaan PT.TKWL atas sikapnya yang kurang baik terhadap wartawan.

"Kita akan surati pihak perusahaan PT.TKWL, meraka sudah melanggar UU pers yang melarang wartawan meliput warga masyarakat Buatan Besar yang menuntut haknya di dalam kawasan PT.TKWL. Dan ini jelas melanggar UU Pers nomer 40 tahun 1999 barang siapa dengan sengaja atau tidak sengaja  menghalang-halangi kerja jurnalistik maka akan dikenakan sangsi
Pidana 5 tahun penjara atau denda 500 juta,"tegasnya.

 Sementara itu  Koord  Scurity PT. TKWL  Tri Budiono yang melarang wartawan masuk bersama warga masyarakat Buatan Besar ketika dikomfermasi mengatakan bahwa dirinya hanya menjalankan tugas dari atasannya, dan pihaknya melarang siapapun masuk tanpa ada izin dari atasanya.

"Kami hanya menjalankan tugas dari atasan, jadi mau tak mau kita menahan wartawam  untuk tidak masuk di areal perusahaan,"katanya.

 Ketika ditanya, berarti secara tidak langsung wartawan dilarang meliput
warga masyarakat Buatan lestari yang sedang menuntut haknya di dalam areal PT.TKWL? Ia menjawab iya!

"Iya, secara tidak langsung dilarang wartawan meliput didalam areal PT.TKWL,"pungkasnya.

R24/red/lin 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru