riau24 Oknum Polisi Tembak Istri Terancam Hukuman Mati | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Oknum Polisi Tembak Istri Terancam Hukuman Mati

0
Berita Riau -  Oknum Polisi Tembak Istri Terancam Hukuman Mati
Rohul, Riau24.com - Berkas tahap dua atau P21 perkara pembunuhan, dilakukan tersangka oknum Polri Bripka Sampai Tua (ST) Simanjuntak, terhadap istri keduanya Resmida boru Nainggolan alias Risma telah dilengkapi penyidik Kepolisian Resor (Polres) Rokan Hulu (Rohul).

Penyidik Polres Rohul juga telah melimpahkan berkas perkara pembunuhan tersangka ST. Simajuntak ke Bagian Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasirpengaraian, Kamis (18/2/2016) siang.

Pembunuhan dilakukan mantan anggota Polsek Kepenuhan, ST. Simanjuntak terhadap istrinya Risma, terjadi di rumahnya di Jalan Baru PT. EMA Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Rohul, Senin (19/10/2015) siang lalu sekitar pukul 10.30 WIB.

Sedikitnya empat peluru dari senjata dinas jenis revolver dipakai ST. Simanjuntak bersarang ditubuh istrinya Risma. Satu peluru lagi bersarang di bagian kepala hingga menyebabkan korban tewas mengenaskan seketika itu di teras rumahnya.

Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Muhammad Wirawan Novianto, melalui Penyidik Satreskrim Polres Rohul Brigadir Mirwan Agus mengatakan dengan dilimpahkan berkas perkara, selesai sudah tugas Kepolisian.

Dari penyidikan, Brigadir Mirwan, mengatakan sesuai pengakuan ST. Simanjuntak, dirinya tega menembak mati istrinya karena merasa wibawa dirinya sebagai suami tak ada lagi.

"ST. Simanjuntak merasa terhina dan secara spontan menembak istrinya," jelas Brigadir Mirwan, usai proses pelimpahan berkas perkara di Kantor Kejari Pasirpengaraian.

Terancam Hukuman Mati

Sementara itu, Kasi Pidum Kejari Pasirpangaraian, Winro Tumpal Munthe SH, mengatakan berkas perkara sudah P21 atau lengkap seminggu lalu, dan tahap dua dilakukan hari ini.

Tersangka dikenakan pasal berlapis. Pasal primernya yakni Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, subsider 338 pembunuhan, Pasal 351 ayat (3) penganiayaan menyebabkan seseorang meninggal, dan alternatif Undang-Undang 23 tahun 2014 Pasal 33 ayat (3) tentang kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

"Ancaman maksimalnya hukuman mati," tegas Winro Tumpal didampingi Jaksa Fungsional Kejari Pasirpangaraian, Riki, Kamis (18/2/16).

Ia menambahkan mulai hari ini penahanan tersangka menjadi kewenangan Kejaksaan. Tersangka akan dititipkan ke Lapas Kelas II Pasirpangaraian.

"Kita usahakan segera disidangkan. Minggu depan kita limpahkan ke Pengadilan Pasirpangaraian. Dan seminggu kemudian atau dua minggu diperkirakan sudah disidangkan," jelasnya.

Winro mengakui tersangka juga dijerat Pasal Pembunuhan Berencana karena setelah menembak istrinya 4 kali, setelah mengambil pakaian, ia kembali menembakan satu peluru ke bagian kepalanya.

"Dia (tersangka) melihat korban masih merangkak, dia menembakan satu kali macet, dan satu peluru lagi bersarang di bagian kepala korban," ungkapnya.

Winro menambahkan setelah menembak mati istrinya, tersangka awalnya mau menyerahkan diri ke Polres Rohul. Namun karena takut dengan keluarga istrinya, ia kabur keluar daerah, sekaligus menjenguk keluarganya di Desa Sungai Melayu Kecamatan Melayu Rayak, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat.

"Dia masih labil. Namun tersangka mengakui kesalahannya dan meminta keringanan hukumannya," kata Winro.

"Dia sakit hati atas makian si korban (istrinya). Dari psikologi, tersangka dalam keadaan normal," tambahnya.

Dalam kasus ini, sambung Winro, Penyidik Polres Rohul mengamankan sejumlah barang bukti, seperti sepeda motor Suzuki Skywave, 3 handphone, pakaian dikenakan korban, senjata dinas jenis revolver, 5 selongsong peluru sudah terpakai dan 1 selongsong masih aktif, pakaian dinas polisi, dan lainnya.


R24/red/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru