riau24 Kapolda Sebut Bencana Karlahut Akibat Ulah Tangan Manusia | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Saat Pimpin Apel Melawan Karlahut

Kapolda Sebut Bencana Karlahut Akibat Ulah Tangan Manusia

0
Berita Riau -  Kapolda Sebut Bencana Karlahut Akibat Ulah Tangan Manusia
Pangkalan Kerinci, Riau24.com -Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan menyebutkan bahwa yang menjadi penyebab terjadinya kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang paling utama dipastikan akibat ulah tangan-tangan manusia yang tidak bertanggung jawab dan bukan akibat faktor alam semata. Pasalnya, bencana karlahut telah berdampak bencana nasional karena selain menimbulkan gangguan kesehatan juga kerugian ekonomi masyarakat yang sangat besar.

Pernyataan itu diungkapkan Kapolda Riau disela-sela sambutannya saat memimpin apel bersama melawan karlahut yang digelar dihalaman kantor Bupati Pelalawan pada hari Jumat (18/2/2016) di Pangkalan Kerinci. Menurut Kapolda, bencana karlahut dampaknya menjadi bencana nasional karena ciptakan persoalan gangguan kesehatan dan menimbulkan kerugian yang sangat besar dibidang ekonomi masayarakat.

”Akibat karlahut berdampak pada penurunan ekonomi masyarakat hingga mencapai 2%. Bahkan akibat karlahut telah melumpuhkan jalur penerbangan hampir dua bulan lamanya," tegas Kapolda.

Dijelaskan Kapolda, selain terjadi karlahut akibat ulah tangan manusia juga disebabkan karena faktor lahan gambut yang bisa memicu kebakaran yang sulit diantisipasi dan diatasi di Provinsi Riau. Bahkan lahan gambut telah dieksploitasi secara salah dengan membuat kanal-kanal dilahan bergambut sehingga mudah menjadi kering sehingga mudah terbakar.

"Dengan kondisi demikian, kita semua harus berupaya untuk mendeteksi dan mencegah sedini mungkin sebelum terjadi. Untuk itu, Polda Riau meminta semua pihak untuk bisa secara bersama-sama bergotong royong membuat kanal blocking (tangul-tangul air). Dalam pembuatan kanal blocking diminta peran bantuan pembuatanya dari pihak perusahaan karena pembuatan kanal blocking tidak dibiayai Negara,” pinta Kapolda Riau.

Kemudian sebut Kapolda, berdasarkan informasi BMKG menyebutkan bahwa pada tahun ini terjadi musim kemarau hingga akan mencapai puncaknya sekitar dibulan Juni-Juli mendatang. Untuk mengantisipasi terjadi karlahut dimusim kemarau itu, Polda minta diberdayakannya masyarakat secara aktif melalui kegiatan gotong royong melawan karlahut seperti membuat kanal bloking sebagai cadangan air dilapangan.

"Saya sangat bangga sekali dengan antusiasnya masyarakat datang ikuti apel ini terbukti ada sebanyak 250 orang tergabung di forum gotong royong melawan karlahut di Pelalawan," tukasnya.

Disela-sela acara apel melawan karlahut tersebut, Kapolda Riau juga gelar penandatangan MOU kesepahaman dimotori Polda Riau dengan Perusahaan swasta penguasa HTI/HGU yang ada di Pelalawan. Hal itu dilakukan Kapolda Riau sebagai bentuk dalam upaya untuk mendeteksi dini dalam melakukan pencegahan terjadinya karlahut diwilayah Kabupaten Pelalawan kedepannya.


R24/red/shi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru