riau24 Media Korut Sebut Presiden Korea Selatan "Pelacur Tua" | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Media Korut Sebut Presiden Korea Selatan "Pelacur Tua"

1
Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye. | (Reuters/Kim Hong-ji)
Berita Riau -  Media Korut Sebut Presiden Korea Selatan
PYONGYANG, Riau24.com - Surat kabar partai komunis yang berkuasa di Korea Utara (Korut), Rodong Sinmun, menghina Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye, dengan menjulukinya sebagai "pelacur tua".
 
Penghinaan itu muncul setelah Korsel berusaha menjatuhkan sanksi kuat terhadap rezim Pyongyang yang dipimpin Kim Jong-un, karena telah menguji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen dan meluncurkan roket jarak jauh.
 
Tulisan olok-olok itu menjadi headline Rodong Sinmun. Satu halaman penuh laporan itu mengulas sosok Presiden Park yang berusia 64 tahun. Dia ditulis sebagai “setan pembunuh" dan "wanita tua pikun" yang berusaha untuk menggulingkan Pemerintah Korut dengan gerakan baru-baru ini untuk menghukum Pyongyang.

“Pelacur tua gila ini bernama Park Geun-hye, dia adalah biang penumpukan penderitaan lebih lanjut pada orang-orang kami, yang sudah menderita dari tragedi pemisahan,” bunyi artikel di surat kabar tersebut.
 
Tak cukup, media itu juga menganggap Presiden Park, sosok yang “paling bodoh dari orang-orang bodoh” karena membuat kerusakan keuangan besar pada perusahaan Seoul dengan penutupan kawasan industri Kaesong di Korut.
 
”Valid, manusia bermoral bejat ini, tidak pernah menunjukkan goodwill apapun atas manusia lain serta orang-orangnya,” lanjut tulisan media rezim Kim Jong-un tersebut, seperti dikutip IB Times, Senin (22/2/2016).
 
Tindakan Presiden Park, menurut media itu, hanya untuk menyenangkan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Sebelumnya, Presiden Park telah memperingatkan bahwa Korut harus berubah atau akan menghadapi runtuhnya rezim Kim Jong-un. Presiden Park menyebut nama Kim Jong-un tiga kali dalam pidato yang menyebut rezim Kim Jong-un sebagai “pemerintahan teror ekstrem”.
 
Kementerian Unifikasi Korsel yang menangani urusan lintas batas, dalam sebuah pernyataan mengutuk penghinaan itu.”Kami menyatakan penyesalan mendalam atas serangan pribadi Korut yang ditargetkan kepada kepala negara kita dengan dasar seperti bahasa vulgar. Korut harus segera menghentikan serangan vulgar tersebut,” bunyi pernyataan kementerian itu.


R24/dwi/sin

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Rabu, 13 Desember 2017 14:11 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru