riau24 Pak Presiden!! Tolong Naikkan Harga Karet, Biar Kami Bisa Makan Nasi | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Pak Presiden!! Tolong Naikkan Harga Karet, Biar Kami Bisa Makan Nasi

0
Berita Riau -  Pak Presiden!! Tolong Naikkan Harga Karet, Biar Kami Bisa Makan Nasi
Rohul, Riau24.com - Lagi keluhan harga karet semakin banyak bermunculan, kini dari anak petani karet di kecamatan Rokan IV Koto, ‎Manda menjadi salah satu diantara anak seorang petani karet yang mengeluhkan harga karet yang kian anjlok.

Hingga saat ini dirinya tidak mengerti apa penyebab harga komuditi tanaman ‎karet tak kunjung naik, padahal untuk tanaman kelapa sawit harga saat ini kian meningkat.

Manda menambahakan, anjloknya harga karet menyebabkan dirinya terpaksa berhenti dari bangku perkuliahan, pasalnya orang tua di kampung tidak lagi sanggup untuk membiayai perkuliahannya di salah satu perguruan tinggi swasta di Riau.

"Ya mau gimana lagi mas, orang tua tidak mampu untuk membiayai, pemerintah daerah juga tidak ada solusi. Pak presiden, tolong naikin harga karet biar saya bisa kuliah lagi," katanya, minggu (21/1/2016).

Dirinya sangat mengharapkan, harga karet kembali pada harga semula sekitar Rp 10 ribu. Dengan begitu dirinya bisa kuliah kembali. Saat ini harga karet hanya berksar di Rp 4 ribu, dengan keadaan itu, keperluan keluarga saja belum tercukupi ditambah biaya kuliah.

Manda menjelaskan, saat ini dirinya mencoba untuk bekerja, untuk melanjutkan kuliahnya. Sehingga , apa yang dicita-citakannya bisa terwujud.

Bukan hanya Manda, ‎Ahmad Saputra anak seorang petani karet di kecamatan Rambah Hilir juga mengeluh akan rendahnya harga karet. Ditempatnya, harga karet tidak mencapai Rp 4 ribu, melainkan masih di kisaran Rp 3.500.

Dengan harga yang begitu murah, dirinya khawatir, pendidikannya akan terhenti setelah tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Untuk itulah dirinya meminta kepada pemerintah untuk segera menaikan harga karet.

"Kasianilah kami pak, kami juga mau harga keret naik seperti harga sawit. Kalau begini terus gimana kami mau sekolah sampai perguruan tinggi," ucapnya.

Ahmad menjelaskan, jika harga karet tak kunjung naik, sudah bisa dipastikan dirinya tidak akan bisa menuntut ilmu sampai ke jenjang perguruan tinggi.

Bahkan, di akun jejaring sosial, tampak seorang anak yang memegang poster, untuk meminta kepada pak presiden agar harga karet dinaikkan.

"Pak presiden tolong naikan harga karet, biar kami bisa makan nasi, nasi, bosan makan gadung," tulisan di poster anak laki-laki.‎


R24/red/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru