riau24 Diduga Korupsi Pengadaan Mobil Dinas, Mantan Sekda Riau di Periksa Penyidik | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Diduga Korupsi Pengadaan Mobil Dinas, Mantan Sekda Riau di Periksa Penyidik

0
Berita Riau -  Diduga Korupsi Pengadaan Mobil Dinas, Mantan Sekda Riau di Periksa Penyidik
Pekanbaru, Riau24.com- Mantan Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Zaini Ismail diperiksa penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pekanbaru, Kamis (25/2/2016). Dia dimintai keterangannya terkait dugaan korupsi kelebihan silinder atau CC mobil dinas Gubernur dan Wakil Gubernur Riau.
 
Pantauan di Kejari Pekanbaru, Zainal keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 12.10 WIB. Dia langsung menuju mobil yang sudah menunggunya, yaitu Ford Fiesta BM 5 VB warna biru.
 
Ditanyai wartawan terkait pemeriksaannya, Zainai seperti kebingunan. Dia banyak menjawab pertanyaan dengan kata 'haa'.
 
Tak lama kemudian dia menyebut diirinya tak banyak ditanyai jaksa pemeriksa di Kejari Pekanbaru.
 
"Tak banyak," ucapnya singkat langsung masuk mobil dan tancap gas.
 
Kasi Pidsus Kejari Pekanbaru Darma Natal dikonfirmasi membenarkan pemeriksaan Zaini Ismail. "Diperiksa terkait dugaan korupsi mobil dinas yang tengah disidik," katanya.
 
Kasus ini naik ke penyidikan berdasarkan, Surat Perintah Penyidikan Nomor : Sprindik Nomor : Print-02/N.4.10/Fd.1/10/2015.
 
Adapun mobil dinas yang diadakan adalah Toyota Land Cruiser. Kedua kendaraan itu belakangan diketahui memiliki mesin melebihi silinder yang telah ditentukan sesuai dengan aturan menteri.
 
Pembelian tersebut tidak sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2007 tentang, standarisasi sarana dan prasarana kerja pemerintah daerah
 
Total nilai kedua kendaraan tersebut mencapai lebih dari Rp4 miliar. Kendaraan tersebut telah lunas dibayar kepada kedua perusahaan tersebut.
 
Dalam data audit BPK disebutkan terjadi pemborosan anggaran akibat pengadaan kendaraan tersebut. Pejabat Pembuat Komitmen tidak memperhatikan ketentuan yang berlaku.
 
Dalam rekomendasinya, BPK meminta kepada Gubernur untuk memberikan sanksi kepada Kuasa Pengguna Anggaran dan Pejabat Pembuat Komitmen.
 
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru