riau24 Pendemo Dukung KPK ini Bawa Hadiah Tikus ke DPRD Riau, Suhardiman tak Bersedia Menerima | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Diteriaki DPRD Penakut

Pendemo Dukung KPK ini Bawa Hadiah Tikus ke DPRD Riau, Suhardiman tak Bersedia Menerima

0
Berita Riau -  Pendemo Dukung KPK ini Bawa Hadiah Tikus ke DPRD Riau, Suhardiman tak Bersedia Menerima
 
Pekanbaru, Riau24.com - Peduli akan keberadaan KPK di negara ini, masa aksi tergabung di BEM UR, menggelar aksi demo damai di DPRD Riau. Kedatangan masa aksi pada lembaga ini, bertujuan sampaikan aspirasi menolak ada revisi UU KPK.
 
Namun dalam aksinya, pendemo membawa tikus yang diberikan ini sebagai hadiah pada DPRD Riau. Karena masa aksi menilai dengan dilakukanya revisi UU KPK, tentu akan menjadi pembiaran daripada 'tikus-tikus' atau koruptor dengan bebas akan berbuat.
 
Untuk itu, masyarakat juga diajak untuk sama-sama menolak revisi UU KPK. "Kita mengajak, seluruh lapisan elemen masyarakat untuk mengkritisi serta menolak, segala upaya pelemahan KPK. Harusnya mendukung berantas akan tindak korupsi," ungkapnya. 
 
Ini diungkapkanya, Korlap Triandi Birmankalid di sela-sela aksi saat di DPRD Riau. Dia menyebutkan, pemerintah serta DPR ini supaya menghentikan pembahasan revisi UU Nomor 30 tahun 2002 tentang KPK. Karena ini suatu pelemahan memberantas korupsi.
 
Kehadiran masa aksi ini disambut anggota DPRD Riau Suhardiman Amby. Meskipun menyambut baik orasi disampaikan para masa aksi ini serta mendukung supaya tidak dilakukan revisi UU KPK. Namun, dia menolak cara yang dilakukan mahasiswa dalam orasi.
 
Ketidakmauan dari Politisi Hanura ini, dibuktikan dengan tanda tidak menerima kotak warna putih yang isinya beberapa ekor tikus, diberi masa aksi, sebagai simbol tindak penolakan revisi UU KPK. "Pada prinsipnya saya mendukung orasi tersebut," ungkapnya.
 
Namun tambahnya, hanya cara dilakukan kurang layak dan tidak sesuai dengan etika di negri bumi Melayu lancang kuning. Harusnya cara yang lebih baik. Ini menodai demokrasi dan jangan disamakan dengan tuntutan. Pada intinya ini, cara tidak bisa diterima.
 
Usai menyatakan menolak halnya cara dilakukan oleh masa aksi ini. Suhardiman, kemudian tinggalkan masa aksi dengan begitu saja. Ini tanpa membawa lembaran kertas surat berisikan poin-poin tuntutan dari pendemo. "Tidak jadi diterima surat mereka," sebutnya.
 
Melihat gelagat si anggota DPRD ini, maka masa aksi ini mencoba mendobrak pintu masuk  DPRD. Namun dengan penjagaan yang ketat dari kepolisian dan Satpol PP. Sehingga tidak bisa berhasil masuk dan akhirnya ini keluarkan tikus di tangga gedung.
 
Masa aksi BEM UR ini, meneriaki para DPRD Riau penakut, karena tidak bersedia terima tikus. Masa para demonstran meneriakkan DPRD Riau takut membela kepentingan masyarakat. Teriakan yel-yel juga semakin keras, dan seiiring jelang mau Jumatan, bubar.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru