riau24 Daeng Azis, Robin Hood Kalijodo yang Bakal Bernasib di Penjara | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Daeng Azis, Robin Hood Kalijodo yang Bakal Bernasib di Penjara

1
Daeng Azis (Foto: Ilustrasi)
Berita Riau -  Daeng Azis, Robin Hood Kalijodo yang Bakal Bernasib di Penjara

JAKARTA, Riau24.com - Penguasa kawasan Kalijodo, Abdul Azis alias Daeng Azis telah ditetapkan tersangka dua kasus berbeda. Pertama, tersangka perdagangan wanita, dan kedua, pencurian listrik.

Menurut Kriminolog dari Universitas Indonesia (UI) Erlangga Masdiana, Daeng Azis bisa dikatakan sebagai Robin Hood di kawasan Kalijodo. Mengingat sosoknya yang disegani masyarakat sekitar tempat prositusi dan hiburan malam itu.

"Daeng Azis ini, seperti Robin Hood yang dianggap masyarakat Kalijodo ini berpengaruh besar," kata Erlangga kepada Okezone, Sabtu (27/2/2016).

Daeng Azis diketahui memiliki gedung tiga lantai dan melakukan pencurian listrik untuk Kafe Intan miliknya. Kafe Intan miliknya itu merupakan yang terbesar di Kalijodo.

Erlangga mengatakan, sikap Azis yang kurang akomodatif akan membuat dirinya kalah jika melawan hukum. Pasalnya, Azis dinilai telah mendirikan bangunan di atas lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang sedianya difungsikan sebagai ruang terbuka hijau (RTH).

Menurut Erlangga, hukuman yang pantas untuk penguasa Kalijodo ini terancam kurang lebih tujuh tahun penjara. "Hukumannya yang pantas di atas lima tahun penjara karena telah merugikan negara," tuturnya.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan Daeng Azis sebagai tersangka atas sangkaan Pasal 296 juncto Pasal 506 KUHPidana tentang Prostitusi. Penetapan Daeng Aziz menjadi tersangka berkaitan dengan penangkapan Daeng Nakku beberapa waktu lalu, lantaran diduga sebagai penyedia praktik prostitusi di kawasan Kalijodo, Penjaringan, Jakarta Utara.

Selang beberapa hari, Polres Jakarta Utara berhasil menangkap pentolan Kalijodo, Daeng Azis, di Sentral Kos di Jalan Anatra No.19 Jakarta Pusat. Daeng Azis dikenakan Pasal 51 Ayat (3) UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Di mana pasal tersebut menyebutkan bahwa "Setiap orang yang menggunakan tenaga listrik yang bukan haknya secara melawan hukum dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan denda paling banyak Rp 2.500.000.000, (dua miliar lima ratus juta rupiah).


R24/dwi/oke 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Senin, 06 November 2017 23:38 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/cxXuCWP.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru