riau24 Sisi Negatif dan Positif Smart Home | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Sisi Negatif dan Positif Smart Home

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Sisi Negatif dan Positif Smart Home

JAKARTA, Riau24.com – Konsep smart home dinilai sangat canggih dan mampu menunjang aktivitas penghuni di dalam rumah, Namun teknologi ini juga mempunyai beberapa sisi plus-minus.

Seperti dilansir Rumah.com,S abtu (26/2/2016), dalam mengembangkan konsep rumah pintar tersebut ada beberapa sisi positif dan negatif

Sisi positif

Menjadikan hidup lebih mudah, praktis, aman, dan nyaman. Mau menyalakan lampu ruang tamu tapi Anda malas beranjak dari tempat tidur? Atau mau mengaktifkan air conditioner saat masih berada di jalan menuju pulang? Semua bisa Anda lakukan hanya dalam satu genggaman.

Penggunaan sumber daya dan infrastruktur lebih efisien dan tepat guna. Konsep rumah pintar ini memang didominasi oleh aplikasi teknologi. Aplikasi inilah yang memudahkan penghuni rumah untuk menyalakan dan mematikan lampu, mengaktifkan air conditioner, televisi, perangkat elektronik hingga sistem otomatisasi untuk operasi pintu dan jendela, hanya melalui remote atau telepon seluler.

Pengaturan dan monitor yang dapat dilakukan dari jauh. Meskipun Anda harus meninggalkan rumah selama berhari-hari, Anda tak perlu risau. Seperti namanya, rumah pintar, maka kemampuan untuk memproteksi isi ruangan tak perlu diragukan.

Sistem smart home dapat memberikan peringatan kepada pemilik rumah apabila terdapat hal-hal yang mengganggu seperti dalam hal keamanan dari pencurian, kebocoran gas CO, dan sebagainya. Di samping itu, Anda bisa melihat wajah tamu secara yang berkunjung ke rumah secara close up melalui tablet yang terkoneksi dengan kamera. Bukan cuma itu, Anda pun bisa melakukan interaksi dengan mereka.

Sisi negatif

Mahal teknologinya. Namun seiring waktu harga sebuah teknologi biasanya akan semakin murah. Sehingga diharapkan ke depannya makin banyak masyarakat Indonesia, yang mendapatkan manfaat dari smart home technology

Kondisi listrik di Indonesia yang belum stabil. Bagaimanapun, teknologi smart home menggunakan jaringan listrik untuk dinyalakan pertama kalinya. Bila jaringan listrik mati, diharapkan pengguna memiliki back-up dan safety system.Hal ini bertujuan agar penghuni tidak terjebak di dalam rumah atau merusak sistem keamanan. Karena jika kejadian ini menimpa rumah, maka akan sangat membahayakan pemilik yang sedang tidur atau bepergian.


R24/dwi/oke 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru