riau24 Bupati Bengkalis 'Amril' Tegaskan ASN yang Ikut Bermain Proyek akan Dikena Sanksi | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Bupati Bengkalis 'Amril' Tegaskan ASN yang Ikut Bermain Proyek akan Dikena Sanksi

0
Berita Riau -  Bupati Bengkalis 'Amril' Tegaskan ASN yang Ikut Bermain Proyek akan Dikena Sanksi
 
Bengkalis, Riau24.com - Bupati Bengkalis Amril Mukminin tegaskan, tidak akan memberikan toleransi kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang 'bermain', menjadi 'makelar' atau 'broker' proyek APBD Bengkalis. Mereka yang terbukti akan diberi sanksi tegas. Termasuk pemecatan.
 
"Tak usah takut. Laporkan pada kami jika ada ASN yang ikut bermain proyek. Selagi bukan fitnah dan disertai bukti-bukti yang benar, pasti kami tindaklanjuti. Bagi yang terbukti tentu akan ditindak dan diberikan sanksi tegas," ujar Amril, Minggu (28/2).
 
Amril mengingatkan, tugas seluruh ASN di daerah ini adalah memberikan pelayanan agar pelaksanaan proyek tersebut terlaksana dengan baik dan berkualitas. Bukan ikut-ikutan main proyek. Apalagi sampai mengejakannya sendiri seperti dengan memakai perusahaan pihak lain untuk melaksanakan proyek tersebut agar tidak diketahui ikut 'bermain'.
 
"Aturan larangan ASN bermain proyek sudah ada. Jangan coba-coba dilanggar. Bagi yang melanggarnya pasti akan kami berikan sanksi tegas. Pokoknya, siapapun harus ikut mengawasinya. Bagi yang mengetahui ada oknum ASN yang bermain proyek agar segera melaporkannya pada kami. Tak perlu takut," ulang Amril.
 
Sebelum ini, para sejumlah pelaku usaha pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Bengkalis mengingatkan kepada Bupati Bengkalis Amril Mukhminin dan Wakil Bupati H Muhammad agar  bertindak tegas terhadap ASN yang ikut terlibat atau menjadi makelar proyek di lingkup Pemkab Bengkalis.
 
"Sudah bukan rahasia lagi, ada oknum ASN di Pemkab Bengkalis yang selama ini menjadi makelar atau broker proyek. Hal ini tentu tidak bisa dibiarkan, kepala daerah yang baru harus mengambil sikap tegas apabila terbukti ada ASN yang ikut terlibat dalam pengaturan proyek di Bengkalis ini," tegas M.Fachrorozi Agam.
 
Wakil Ketua Gapensi Bengkalis ini sebelumnya, Jumat (26/2) pekan lalu mengatakan, selama ini ada sejumlah oknum ASN melakukan intervensi saat pelelangan proyek berdasarkan kedekatan dengan pejabat setingkat Kepala SKPD atau oknum di tubuh unit layanan pengadaan barang dan jasa (ULP) Bengkalis sendiri. 
 
Modus dilakukan, ungkap mantan Sekretaris KNPI Bengkalis ini, menawarkan jasa kepada rekanan yang ikut lelang untuk membantu memenangkan proyek. Kemudian ASN menjadi makelar itu akan mendapatkan imbalan atau fee (komisi, red) dari rekanan yang berhasil dimenangkan setelah terlebih dahulu oknum ASN melobi ke personil ULP atau kelompok kerja (Pokja). 
 
"Lelang proyek di Bengkalis ini sejak dahulu sarat permainan kotor, termasuk keterlibatan ASN dalam pelelangan. Juga kegiatan-kegiatan di SKPD berupa paket penunjukan langsung (PL) malahan ada yang dikerjakan ASN di SKPD bersangkutan. Ini harus diantisipasi dan diberantas oleh bupati dan wabup yang baru," tambah Agam.
 
R24/rul/yus
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru