riau24 Polisi Rohul Ungkap Pelaku Pembunuhan dengan 18 Tusukan di Jalan Lintas Kepenuhan | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Polisi Rohul Ungkap Pelaku Pembunuhan dengan 18 Tusukan di Jalan Lintas Kepenuhan

0
Tersangka
Berita Riau -  Polisi Rohul Ungkap Pelaku Pembunuhan dengan 18 Tusukan di Jalan Lintas Kepenuhan
Rohul, Riau24.com- Pembunuhan  Yefiaro Ndururo, warga Pelalawan, yang ditemukan telah tewas dengan 18 luka tusukan, di daerah Desa Pekan Tebih, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu, pada 19 Februari 2016 lalu, telah terbongkar.
 
Jajaran Reserse Kriminal Polres Rohul yang langsung dipimpin oleh Kasat Reskrim AKP.M. Wirawan Novianto, berhasil menangkap pelaku FG (19) dan FH (30)  di daerah Sumatera Utara, pada
Senin (29/2/2016) sekitar 08:00 Wib. Sedangkan PL masih dalam buruan petugas dan telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) 
 
Kapolres Rokan Hulu, AKBP Pitoyo Agung Yuwono melalui Paur Humas Ipda Efendi Lupino mengungkapkan,  satu dari dua pelaku, yakni inisial FG, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan karena berusaha kabur. 
 
Dari pengakuan para pelaku, ‎peristiwa tersebut bermula pada Selasa (9/2/2016). Sekitar pukul 20:00 WIB, tersangka PL (DPO) menghubungi korban melalui HP. Dengan maksud memberitahukan bahwa ada 17 orang untuk dipekerjakan di cerenti RAPP kabupaten Taluk kuantan.
 
Selanjutnya, pada Senin (15/2/2016) sekitar Jam 20:00 WIB. PL kembali menghubungi korban dan memberitahukan, agar korban segera menjemput para pekerja di Simpang Kumu, kecamatan Rambah Hilir, dengan membawa uang tunai Rp. 10 juta, untuk pembayaan utang para pekerja.
 
Ipda Efendi menjelaskan, pada Selasa (16/2/2016) sekitar jam 22:00 WIB. Ketiga tersangka menjemput korban dengan mengunakan dua sepeda motor. Sesampainya di Simpang Kumu, korban diajak oleh ketiga pelaku menuju PT. PISP, dengan cara korban berboncengan dengan FG.
 
Lebih lanjut dijelaskanya, saat dalam perjalanan menuju ke tempat tujuan yakni, PT.PISP, tersangka PL dan FH mendahului korban yang sedang berboncengan dengan FG.
 
Saat tiba di Simpang Suraumunai desa Kepenuhan Hulu, PL dan FH berhenti dengan alasan rantai sepeda motornya mengalami putus rantai. Mendapati peristiwa tersebut, korban dan FG turun dari kendaraannya dengan maksud untuk membantu.
 
"Saat turun itulah korban ditikam menggunakan pisau yang telah dipersiapkan oleh para tersangka, secara bergantian, baik dari sisi belakang maupun depan, hingga akhirnya korban pun tewas ditempat," kata Ipda Efendi kepada Riau24.com, Selasa (1/3/2016).
 
Mendapati korban tidak bernyawa, para tersangka pun mengambil uang tunai sebesar Rp.5,5 juta dari dalam tas korban, satu unit HP, dan dompet korban. Setelah mendapatkan harta korban. Para tersangka pun melarikan diri.
 
Sementara itu, Ipda Efendi menjelaskan, dari tangan kedua tersangka, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah hendphone milik korban,serta dua bilah pisau yang masih berlumuran darah kering, yang diduga digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban.
 
"Saat ini, dua tersangka telah kita amankan di Mapolres Rohul untuk proses penyidikan lebih lanjut," tuturnya.
 
Sementara, kedua tersangka diancam dengan pasal 365 tentang pencurian dan  340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman pidana 20 tahun atau penjara seumur hidup.
 
R24/red/ags
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru