riau24 Penyebab Februari Deflasi, Harga Bensin Hingga Listrik Turun | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Penyebab Februari Deflasi, Harga Bensin Hingga Listrik Turun

0
Foto: Rengga Sancaya
Berita Riau -  Penyebab Februari Deflasi, Harga Bensin Hingga Listrik Turun
Riau24.com - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan angka deflasi di Februari 2016 sebesar 0,09%. Kecenderungan penurunan harga barang-barang menyebabkan deflasi di bulan tersebut. Tarif listrik, bensin, hingga harga sejumlah kebutuhan pokok seperti bawang merah dan lainnya terpantau turun.

Demikian dikatakan Kepala BPS Suryamin dalam konferensi pers, di Kantor Pusat BPS, Jakarta, Selasa (1/3/2016).

Suryamin menyebutkan, penyebab utama terjadinya deflasi di Februari di antaranya adalah penurunan tarif listrik, dengan penurunan harga 3,95% dan andil 0,14%.

"Ini karena kebijakan menurunkan tarif listrik untuk prabayar dan pascabayar 1.300 VA," ujarnya.

Selain itu, harga bawang merah juga turun. Penurunan harga tercatat 13,22%, dengan andil 0,08%. "Ini karena pasokan cukup banyak," katanya.

Daging ayam ras juga turun. Penurunan harga sebesar 3,65% dengan andil 0,05%. "Karena persediaan stok lebih banyak dan di pasaran cukup tersedia," kata Suryamin.

Kemudian bensin. Penurunan harga sebesar 0,96% dengan andil 0,04%. Adanya kebijakan penurunan harga BBM jenis premium, yang dari Januari berdampak ke Februari. "Kemudian ada penurunan harga Pertamax karena harga minyak dunia," ucap dia.

Telur ayam ras terpantau turun. Penurunan harga sebesar 3,31% dengan andil 0,03% karena Pasokan cukup bagus di pasaran.

Cabai rawit tercatat turun. Penurunan harga sebesar 12,05% dengan andil 0,03%. "Biasanya suka bikin masalah tapi sekarang pasokannya banyak," imbuh Suryamin.

Sementara itu, Suryamin menyebutkan penyebab inflasi, di antaranya adalah rokok kretek. Perubahan kenaikan harga sebesar 1,43% dengan andil 0,03%. Ini dampak dari Peraturan Menteri Keuangan (PMK) mengenai kenaikan cukai yang dipercepat.

Emas perhiasan juga naik. Kenaikan harga sebesar 2,59% dengan andil 0,03%. Ini akibat dari kenaikan harga emas dunia.

Harga beras juga naik.  Kenaikan harga sebesar 0,43% dengan andil 0,02%. Ini akibat berkurangnya pasokan di beberapa daerah.

Ikan segar naik. Kenaikan harga sebesar 0,61% dengan andil 0,02%. "Kurangnya pasokan dari nelayan akibat cuaca yang tidak stabil," kata Suryamin.
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru