riau24 7 WNA asal Jepang Ditangkap Imigrasi Siak, ini Rencana akan Dipulangkan | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

7 WNA asal Jepang Ditangkap Imigrasi Siak, ini Rencana akan Dipulangkan

0
Berita Riau -  7 WNA asal Jepang Ditangkap Imigrasi Siak, ini Rencana akan Dipulangkan
 
Siak, Rau24.com - Imigrasi Siak, menangkap 7 warga negara asing asal (WNA) Jepang, diduga telah salahgunakan visa kunjungan (On Travel), Rabu (24/2). Sekarang ini
seluruh warga asing masih dalam tahanan. Penangkapan itu sendiri laporan masyarakat yang merasa curiga terhadap aktifitas warga ini di depan Kantor Polres Siak.‎
 
Ini disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Siak melalu Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian kelas II Siak, Ferry Firmasyah saat ditemui wartawan di Kantor Kelas II Siak
 
"Saat ini seluruh warga asing asal jepang masih diperiksa oleh pihak Imigrasi Siak. Penangkapan yang dilakukan atas masuknya laporan masyarakat Siak curiga terhadap adanya aktifitas warga asing saat di depan Kantor Polres Siak," ujar Ferry Firmasyah.
 
Dijelaskannya, WNA asal Jepang tersebut bernama Inoue, Takeda, Ito, Suzuki, Iidaa, Asano dan juga Kobayashi merupakan ‎pegawai panasonic di Jepang. Mereka ini bekerja sama dengan Bank BRI untuk pembuatan Video Comersil.‎
 
"Mereka ditangkap saat bekerja atau melakukan pengambilan gambar. (vidio)  bersifat komersil untuk iklan ditayangkan di Media Sosial ,Youtube dan Majalah-majalah," terang Ferry.‎‎ 
 
Dikatakannya, ke 7 WNA asal jepang ini diduga telah melakukan penyalahgunaan visa travel. Dan dalam izin visa yang mereka miliki hanya izin kunjungan,sementara. Tetapi mereka melakukan aktifitas pembuatan film. Inikan menyalahi aturan ke Imigrasian.
 
"Seharusnya jika ingin melakukan aktifitas hasilkan keuntungan itu. Maka harus punya izin dari pihak Kementrian Luar Negeri. Mesti ini meminta surat izin dokumen yang dikeluarkan oleh Kementrian Luar negeri bukannya visa kunjungan biasa," tandasnya.
 
Kesempatan itu Ferry menyebut, direncana hari ini ke 7 WNA asal Jepang ini akan di pulangkan ke negara mereka. Namun disaat ini masih menunggu atasan mereka yang tengah dalam perjalanan menuju Siak dari Jakarta. Bahkan juga telah diberi sanksi dilarang berkunjung ke Indonesia selama 6 bulan.
 
R24/rul/lin
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru