riau24 Petani Kerambah Kuok Geruduk DPRD Kampar, sebab Manajmen PLTA Koto Panjang Ganti Rugi | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Petani Kerambah Kuok Geruduk DPRD Kampar, sebab Manajmen PLTA Koto Panjang Ganti Rugi

0
Berita Riau -  Petani Kerambah Kuok Geruduk DPRD Kampar, sebab Manajmen PLTA Koto Panjang Ganti Rugi
 
Kampar, Riau24.com - Ratusan massa mendatangi gedung DPRD Kampar, menuntut kerugian yang dialami para petani keramba pada sepanjang aliran Sungai Kampar. Massa meminta wakil rakyat agar peduli dan perjuangkan aspiras ini pada pihak manajmen PLTA Koto Panjang.
 
Massa yang mengatas namakan Aliansi Forum Masyarakat Petani Keramba Kuok dan Partai Rakyat Demokratik Kampar ini, mengaku kerugian dialami oleh masyarakat petani keramba di Kuok, dihitung mencapai Rp 1.864.408.000.
 
Massa menuntut kepada DPRD Kabupaten Kampar untuk menggunakan alat kelengkapan untuk menbentuk panitia khusus (Pansus) ganti rugi yang menimpa petani keramba Kuok agar pihak PLTA Koto Panjang mau membayar kerugian yang dialami masyarakat.
 
Dalam pertemuan itu anggota Komisi III DPRD Kampar Suharmi Hasan menghimbau agar korban dari bencana banjir agar tetap sabar dalam musibah ini. 
 
Suharmi berusaha meyakinkan massa, bahwa Komisi III akan membentuk Pansus kalau koordinasi yang telah dilakukan dengan pihak manajemen PLTA Koto Panjang tidak membuahkan hasil.
 
Sementara itu, anggota Komisi III DPRD Kampar lainnya, Zulfan Azmi mengatakan, sebelumnya pihak Komisi III DPRD Kampar telah melakukan hearing dengan manajemen PLTA Koto Panjang pasca banjir pertama.
 
"Mediasi DPRD Kampar dengan pihak PLTA sudah ada pada banjir pertama, diantaranya PLTA wajib membantu korban banjir namun besar bantuan belum disepakati. PLTA juga diingatkan wajib membuat alat peringatan dan pemanfaatan dana CSR untuk masyarakat," tegas Zulfan.
 
R24/rul/rif
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru