riau24 Kisruh Mutasi Pejabat, Dipanggil Komisi III ini Kepala BKD 'Rozie' Pekanbaru Membantah Isu | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Kisruh Mutasi Pejabat, Dipanggil Komisi III ini Kepala BKD 'Rozie' Pekanbaru Membantah Isu

0
Berita Riau -  Kisruh Mutasi Pejabat, Dipanggil Komisi III ini Kepala BKD 'Rozie' Pekanbaru Membantah Isu
 
Pekanbaru, Riau24.com - Terkait adanya polemik mutasi pejabat di lingkungan Pemko Pekanbaru ini, beberapa waktu lalu untuk eselon III dan IV. BKD Pekanbaru malah dipanggil Komisi III, memberikan penjelasanya terhadap isu miring yang beredar saat ini.
 
Azharisman Rozie selaku Kepala BKD Pekanbaru ini, mengatakan, bahwa tidak benar itu isu beredar. Banyak pejabat menjabat di Kota Pekanbaru, bukan merupa putra daerah setempat, tapi melainkan pejabat dari luar. "Ini perlu digaris bawahi, ndak ada orang luar yang masuk Pekanbaru," ujarnya.
 
Rozie mengatakan ini saat seusai dihearing Komisi III Pekanbaru itu dengan secara tertutup. Katanya, memang BKD diundang memberi penjelasan terkait isu miring yang tentang mutasi pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemko pada beberapa waktu yang lalu. Semua telah dijelaskan saat hearing.
 
Azharisman Rozie yang biasanya dipanggil Rozie ini dengan secara tegas membantah tudingan yang dialamatkan kepada dirinya. Dan dalam hal ini, tentunya dirinya tak sependapat akan tudingan miring tersebut. Karena ini, berdasarkan hasil survey, masyarakat merasa kurang puas akan pelayanan.
 
"Jikalau politik iya, tapi politik apa. Walikota merasa kinerja pegawai saat ini sudah bagus, tapi belum merasa puas. Makanya dilakukan mutasi. Kita lakukan untuk semua penyegaran. Dan ini, diisi pejabat yang memiliki potensi. Kemudian, tidak benar isu yang beredar tidak lah putra daerah," ungkapnya.
 
Sementara itu. Komisi III dengan BKD Pekanbaru ini gelar tertutup. Dalam ini, Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Nofrizal, menegaskan, mutasi yang dilakukan ada secara mendadak tersebut dinilai banyak kejanggalan. Salah satunya yaitu ada banyak pejabat yang lompat-lompat jabatan disaat mutasi.
 
"Setiap mutasi yang dilakukan itu, selalu yang kena dimutasi adalah pejabat namanya itu-itu saja. Atau istilah lainnya adalah mutasi pada lompat-lompat. Empat bulan telah habis dimutasi, ditempatkan atau ditempat yang berbeda. Makanya perlu ada penjelasanya dari pihak BKD Pekanbaru," ungkapnya.
 
Politisii PAN itu juga menegaskan, dalam hal ini melihat kejanggalan lainnya. "Selalu kami melihat yang seperti itu. Mutasi sekelas SKPD camat. Dalam aturannya, camat minimal harus dimutasi bila sudah melewati kinerja di wilayahnya itu, minimal 10 tahun. Ini, yang patut kami pertanyakan," sebutnya.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru