riau24 Rewel, Alasan Ayah Penganiaya Bayi Kembar hingga Tewas | Berita Riau
Minggu, 11 Desember 2016

Rewel, Alasan Ayah Penganiaya Bayi Kembar hingga Tewas

0
Ilustrasi bayi
Berita Riau -  Rewel, Alasan Ayah Penganiaya Bayi Kembar hingga Tewas

Medan, Riau24.com - Fredi (30), ayah yang tega melakukan penganiayaan terhadap bayi kembarnya hingga tewas mengaku, dirinya melakukan hal tersebut karena anaknya rewel.

"Dia (pelaku) memukuli anak saya yang meninggal itu saat menjaga. Katanya gara-gara rewel. Kembarannya yang masih dirawat juga sempat dicubit," kata ibu korban, Neni Lusiana (27), Selasa (1/3/2016).

Menurut Neni, saat kejadian itu, dirinya tengah berada di luar rumah karena bekerja di seputaran Jalan Putri Hijau, Medan. Dan yang menjaga kedua anaknya adalah suaminya. Dia mengetahui kejadian itu setelah pulang ke rumah.

"Dia sudah mengaku saat saya tanya kenapa anak saya, dibilang dipukul dan dicubit," tambah Neni.

Hingga kini, polisi telah mengamankan Fredi di kantor Polsek Sunggal. Penyidik masih memeriksa motif lain pelaku menganiaya dua bayi kembar malang tersebut.

Sementara itu jenazah Jaiden, sang bayi malang sudah dilakukan otopsi. "Semalam usai dilakukan autopsi, jenazah (korban) langsung dibawa ke Selesei, Langkat, Sumatera Utara. Rencananya akan dikebumikan di sana," ujar Kapolsek Sunggal Kompol Harry Azhar.

Sementara saat disinggung di mana tepatnya, Harry mengaku tidak mengetahui secara pasti. Yang ia ketahui bahwa bayi yang tewas dianiaya ayahnya itu hanya dibawa keluarga ke sana untuk dikebumikan.

Pantauan di Polsek Sunggal, tampak Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin meminta keterangan terhadap ibu korban. Sementara suaminya, Fredi, diinterogasi.

Kembaran Jaiden sendiri, Raiden, masih dirawat di Rumah Sakit Bina Kasih, Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal, Sumatera Utara.

Kini, kondisinya mulai membaik. Petugas medis menyatakan meski membaik, namun masih terlihat luka memar di bagian pipi kiri dan kanannya.
 

R24/dev/oke

 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam