riau24 Ekspor Migas dan Non Migas Riau 2016 Merosot | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Ekspor Migas dan Non Migas Riau 2016 Merosot

0
ilutrasi
Berita Riau -  Ekspor Migas dan Non Migas Riau 2016 Merosot
Pekanbaru, Riau24.com- Dibanding bulan Desember 2015, nilai ekspor Riau berdasarkan harga Free On Board (FOB) pada bulan Januari 2016 turun sebesar 20,85 persen. Penurunan ini disebabkan oleh turunnya ekspor migas sebesar 3,45 persen dan ekspor non migas sebesar 25,35 persen.
 
Jika dilihat dari hitungan tahun ke tahun, selama Januari 2016 nilai ekspor Riau mengalami penurunan sebesar 24,92 persen dibanding tahun sebelumnya. Hal inijuga disebebkan oleb menurunnya ekspor migas sebesar 36,94 persen dan ekspor non migas sebesar 19,79 persen.
 
"Penurunan ekspor migas ini disebabkan oleh turunnya ekspor minyak mentah sebesar 37,20 persen dan hasil minyak sebesar 34,13 persen," kata Mawardi Arsyad, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau melalui rilisnya.
 
Sedangkan pada ekspor non migas, penurunan terbesar terjadi pada lemak dan minyak hewan/nabati yaitu US$ 193,84 juta, lalu bubur kayu (pulp) sebesar US$33,76 juta dan bahan kimia organik sebesar US$ 10,04 juta.
 
Selama Januari 2016, jelas Mawardi, ekspor 10 golongan barang utama non migas yakni lemak dan minyak hewan/nabati, kertas dan karton, bubur kayu, berbagai produk kimia, tembakau, ampas dan sisa industri makanan, bahan kimia organis, berbagai bahan makanan olahan, buah-buahan dan minuman, memberi kontribusi sebesar 99,32 persen terhadap total ekspor non migas.
 
Dari sisi pertumbuhan, ekspor 10 golongan barang utama non migas tersebut mengalami penurunan sebesar 19,81 persen terhadap periode yang sama tahun 2015.
 
Selain itu, ekspor non migas Riau dari beberapa sektor pun mengalami penurunan sebesar 19,79 persen dibanding tahun lalu.
 
"Penurunan ini disebabkan oleh turunnya sektor industri sebesar 19,99 persen. Sedangkan ekspor pertanian dan ekspor pertambangan dan lainnya selama Januari 2016 mengalami kenaikan masing-masing sebesar 81,31 persen dan 100 persen dibanding tahun lalu," tutur Mawardi.
 
Terakhir, dia mengatakan jika dilihat dari kontribusinya terhadap total nilai ekspor pada Januari 2016, ekspor non migas memberikan kontribusi sebesar 74,90 persen, sedangkan ekspor migas 25,10 persen. Besarnya peranan sektor migas didukung oleh peran sektor industri sebesar 74,60 persen.
 
 
R24/adi/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru