riau24 Disosnakertrans Rohul Minta SPTI dan SP3 Damai atau Tempuh Jalur Hukum | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Disosnakertrans Rohul Minta SPTI dan SP3 Damai atau Tempuh Jalur Hukum

0
Mediasi SP3 SPTI
Berita Riau -  Disosnakertrans Rohul Minta SPTI dan SP3 Damai atau Tempuh Jalur Hukum

Rohul, Riau24.com - Sudah lima tahun pengurus Serikat Pekerja Transportasi (SPTI) dan Serikat Pekerja Petani Perkebunan (SP3) masih rebutan bongkar muat buah kelapa sawit di PT. Kencana Persada Nusantara (KPN) atau PT. Geng Desa Batang Kumu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Sudah kesekian kalinya, buruh dari Pengurus Unit Kerja (PUK) SPTI dan PUK SP3 terlibat keributan di Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. KPN di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai.

Upaya menyelesaikan berkepanjangan antara PUK SPTI dan PUK SP3 di PKS PT. KPN ini, sudah kesekian kalinya Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Rohul, serta Pemerintah Kecamatan Tambusai melakukan mediasi, namun tak membuahkan hasil.

Dalam menyelesaikan masalah bongkar muat di PKS PT. KPN, Disosnakertrans Rohul kembali memanggil pengurus PUK SPTI dan PUK SP3, Rabu (2/3/2016).

Mediasi di aula Kantor Lembaga Adat Melayu (LAM) Rohul dipimpin Sekretaris Disosnakertrans Rohul Afrizon, dihadiri Kabag Hukum Setdakab Rohul Elfiskar, Kasat Intelkam Polres Rohul AKP Aditya Reza Syaputra, Sekcam Tambusai Musri, serta perwakilan dari pengurus PUK SPTI dan PUK SP3.

Sekretaris Disosnakertrans Rohul Afrizon mengakui dari mediasi tersebut, PUK SPTI dan PUK SP3 sepakat damai, bahwa urusan kerja bongkar muat sawit di PKS PT. KPN dikelola oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Desa Batang Kumu, tanpa ada bendera organisasi buruh.

Meski dikelola Ormas Desa Batang Kumu dan tanpa bendera organisasi, namun anggota SPTI dan SP3 tetap bisa bekerja sebagai buruh bongkar muat di PKS PT. KPN.

"Seminggu mereka coolling down, berpikir kembali dan kemudian mengambil keputusan," ujar Afrizon.

"Kita hanya taunya mereka damai, kalau mereka tak mau damai, silahkan diselesaikan jalur hukum," tegas Afrizon.

Hasil mediasi di aula kantor LAM Rohul, pengurus PUK SPTI dan pengurus PUK SP3 sepakat untuk bongkar muat kelapa sawit di PKS PT. KPN dikelola Ormas Batang Kumu. Keduanya sepakat, jika terjadi keributan lagi, maka akan diselesaikan melalui jalur hukum.



R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru