riau24 Kurangnya 8 Ton Benih Padi di Kuansing | Berita Riau
Senin, 11 Desember 2017

Kurangnya 8 Ton Benih Padi di Kuansing

0
Tanaman padi terkena hama
Berita Riau -  Kurangnya 8 Ton Benih Padi di Kuansing

Kuansing, Riau24.com - Banyaknya hamparan tanaman padi sawah di kabupaten Kuantan Singingi yang terserang fuso beberapa waktu lalu, akibat dilanda banjir sampai empat kali, menyebabkan petani mengalami kerugian yang cukup besar.

Oleh karena itu, maka Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi mengajukan bantuan ke pemerintah pusat, agar dapat menyalurkan bantuan benih padi untuk petani korban banjir di Kuansing. Dimana Distan Kuansing mengusulkan sebanyak 25 ton benih, akan tetapi pemerintah pusat baru menyalurkan sebanyak delapan ton.

" Bahkan, benih bantuan dari pemerintah pusat tersebut sudah disalurkan ke beberapa kecamatan yang mengalami puso pada banjir tahap pertama," Ungkap Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir kepada ketika dihubungi wartawan.

Menurutnya, benih padi sebanyak delapan ton tersebut, telah disalurkan langsung ke Kecamatan Cerenti, Kuantan Hilir dan Kuantan Tengah. Sebab, daerah ini yang mengalami puso pada banjir pertama.

"Bantuan benih dari pemerintah pusat yang kita salurkan ke petani sebanyak delapan ton. Padahal, kebutuhan benih kita mencapai 25 ton. Sementara itu kecamatan lain yang mengalami puso pada banjir kedua dan kebutuhan benih mencapai 17 ton juga masih menunggu. Lambatnya proses bantuan benih ini, karena anggaran berada di pemerintah pusat. Sementara para petani di Kuansing ini membutuhkan bantuan dengan cepat. Banyak yang mengeluh, kalau mereka ada benih sendiri pasti sudah membuat. Tapi itulah, sekarang ini serba sulit. Ditambah sebagian padi sudah besar, jadi mereka khawatir dengan serangan hama," tukasnya.



R24/dev/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru