riau24 Sengketa Lahan, Pengadilan Bengkalis Gelar Sidang Setempat | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Sengketa Lahan, Pengadilan Bengkalis Gelar Sidang Setempat

2
Berita Riau -  Sengketa Lahan, Pengadilan Bengkalis Gelar Sidang Setempat
Bengkalis, Riau24.com- Pengadilan Negeri Bengkalis Menggelar Pemeriksaan Setempat (Erechtelijke Plaatsopneming ) Sengketa Lahan dan Tanaman milik Ahmad bin Derjah Di Desa Liang Banir Kecamatan Siak Kecil Kabupaten Bengkalis, Dipimpin Langsung oleh Hakim.
 
Sidang Setempat Bertujuan untuk Berfungsi Objek Lokasi Dimana Tempatnya,batasnya,dengan siapa saja Berbatas,Apa Saja yang Terdapat didalam Objek Lokasi,baik persi penggugat maupun persi tergugat.
 
Hal ini Dikatakan Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis Muhammad Rizky Musmar SH kamis, Usai Melakukan Sidang Setempat atau Gelar Perkara Pemeriksaan Setempat (Erechtelijke Plaatsopneming) Ditanah Milik Ahmad bin Derjah Dusun Pangkalan Rambai Desa Liang Banir.yang dilakukan Baik menghitung luas tanah, menghitung tanaman yang sudah ditebang dan apa saja barang barang yang terkandung didalamnya.
 
Sambungnya lagi, "jadi untuk apa yang terjadi disini kita belum periksa karna nanti pembuktian dipersidangan,Majelis yang Menyidangi Perkara ini,serta dilanjutkan Sidang Hari kamis tanggal 10 Depan Bukti Surat Penggugat,"katanya.
 
Pantauan Media ini Dilapangan,Tampak hadir Hakim Pengadilan Negeri Bengkalis Muhammad Rizky Musmar SH Bersama Anggotanya,Pengacara Penggugat Dan Tergugat,Ahmad bin Derjah Sebagai Penggugat, M, Syarif bin Abdul Manaf Sebagai Tergugat I ,Abdul Razak bin M,Ali Sebagai Tergugat II,  Wawan Irawan Sebagai Tergugat III, M,Ali alias Itang bin Kasim Sebagai Tergugat IV, Pj Kades Liang Banir Dodi Candra S.Sos Sebagai Tergugat V dan Kepala Desa Lubuk Muda Sebagai Tergugat VI Diwakili Sama Anggotanya,Ketua LAMR Desa Liang Banir,Tokoh Masyarakat,Anggota Linmas,direktur LSM ICI dan Masyarakat Desa Liang Banir.
 
Dilihat dan Didengar lagi awak Media ini,Ada juga Dari Tergugat Meminta kepada Hakim untuk Melihat Sumur Dan Pecahan Genteng lama Menurut Tergugat Adalah Peninggalan Belanda.
 
R24/adi/yus
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Dedi
Jumat, 04 Maret 2016 08:16 wib
Benar tuh pak... Hebat, infonya selalu up to date ya..
Ira
Jumat, 04 Maret 2016 07:51 wib
lanjutkan, yang benar selalu akan menang..
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru