riau24 Rohul Membutuhkan 361 Madrasah Baru | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Rohul Membutuhkan 361 Madrasah Baru

0
Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA
Berita Riau -  Rohul Membutuhkan 361 Madrasah Baru

Rohul, Riau24.com - Kepala Kantor (Kakan) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rokan Hulu  Drs H Ahmad Supardi Hasibuan MA mengakui bahwa Kabupaten Rohul masih kekurangan sebanyak 361 madrasah.

Madrasah yang diperlukan sebagai lembaga pendidikan di pedesaan, seperti Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), serta Lembaga Pondok Pesantren (Ponpes).

Ahmad Supardi mengakui secara rasional Rohul membutuhkan sekitar 478 lembaga pendidikan keagamaan atau madrasah sedangkan untuk saat ini jumlah madrasah yang sudah tersedia baru 117 lembaga.

"Masih kekurangan 361 lembaga pendidikan madrasah lagi," ujar Ahmad Supardi kepada riau24.com ditemui di kantornya, Jum'at (4/3/2016).

Lembaga keagamaan yang diperlukan antara lain :
RA membutuhkan 175 lembaga sedangkan RA yang tersedia baru 33 lembaga sehingga masih kekurangan 142 lembaga.

MI membutuhkan 175 lembaga  sedangkan MI yang tersedia baru 14 lembaga sehingga masih kekurangan 161 lembaga.

MTs membutuhkan 64 lembaga dengan rasio 4 MTs per Kecamatan, sedangkan MTs yang tersedia baru 38 lembaga sehingga masih kekurangan 26 lembaga.

MA membutuhkan 2 lembaga per kecamatan atau 32 lembaga di 16 kecamatan sedangkan yang tersedia baru 16 lembaga sehingga masih kekurangan 16 lembaga.

Sedangkan lembaga Ponpes sendiri dibutuhkan setidaknya 2 lembaga per kecamatan atau 32 lembaga di 16 kecamatan, namun baru tersedia 16 lembaga, atau masih kekurangan 16 lembaga.

Dalam upaya membangun kekurangan lembaga madrasah, Ahmad Supardi mengajak seluruh sarjana di Kabupaten Rohul menggunakan ilmu pengetahuannya untuk menciptakan lapangan kerja, bukan mencari pekerjaan yang saat ini cukup sulit.

"Dengan membuka akses pendidikan seluas-luasnya untuk masyarakat, maka lembaga RA, MI, MTs, MA, dan Ponpes akan semakin banyak di Rokan Hulu," kata Ahmad Supardi.

Mantan Kepala Humas dan Perencanaan Kanwil Kemenag Provinsi Riau ini menambahkan bahwa dirinya prihatin melihat para sarjana justru mencari lapangan kerja.

"Pikiran saya kenapa mereka tidak menciptakan lapangan kerja, sehingga tak terjadi pengangguran intelektual," jelasnya.

Ahmad Supardi siap membatu para sarjana yang berkeinginan mendirikan lembaga madrasah, mulai RA, MI, MTs, dan MA. Dirinya akan berkoordinasi dengan Kadis Dikpora Rohul, Rektor UPP Dr. Feliatra, Dekan FKIP Erifuddin, dan semua pihak terkait.

Kemenag Rohul juga akan membantu untuk kesejahteraan guru madrasah, seperti membantu sertifikasi guru. Sedangkan keperluan operasional pendidikan, Kemenag siap membantu melalui dana BOS, termasuk Bantuan Siswa Miskin.


R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru