riau24 Ritel di Dumai Memberlakukan Tarif Plastik Berbayar | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Ritel di Dumai Memberlakukan Tarif Plastik Berbayar

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Ritel di Dumai Memberlakukan Tarif Plastik Berbayar
Dumai, Riau24.com - Sepertinya wacana pemerintah untuk mengatasi penumpukan jumlah sampah di Indonesia masih harus diinformasikan berulang-ulang. Salah satu warga Kota Dumai mengaku cukup kaget ketika berbelanja di salah satu toko ritel modern di daerah itu karena menerapkan tarif plastik berbayar sebesar Rp200 per buah.
 
"Saya kaget banget waktu mau bayar, kasir menawarkan mau dibungkus plastik atau tidak. Ketika saya jawab dibungkus plastik, kasirnya bilang plastiknya sekarang udah bayar. Tarif Rp200 untuk satu plastik. Untung cuma satu plastik, kalau ada 10 plastik harus berapa yang saya bayar, "kata seorang warga, Ari Kamis (4/3/16).
 
Menurut Ari, soal plastik berbayar ini sudah pernah didengarnya dari media massa secara nasional, namun tidak tahu mulai tanggal berapa. Namun ternyata plastik berbayar sudah diterapkan di Dumai oleh ritel tersebut.
 
Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Dumai Kamaruddin mengakui bahwa dua toko ritel, Indomaret dan Alfamart sudah menerapkan tarif plastik berbayar ke konsumen meski Dumai belum diberlakukan.
Rencananya plastik berbayar ini baru hanya dilaunching di Kota Pekanbaru untuk wilayah Provinsi Riau sebagai ujicoba di masyarakat.
 
"Namun ketika kita sudah memantau ternyata Alfamart dan Indomaret sudah menerapkan plastik berbayar karena mereka mengacu pada kebijakan asosiasi perusahaan ritel yang berlaku di seluruh Indonesia," sebut dia.
Sedangkan untuk pertokoan modern, minimarket dan lainnya sejauh ini belum memulai plastik berbayar karena harus ada dasar hukum yang mengatur, seperti peraturan wali kota (Perwako) atau peraturan daerah (Perda).
"Saat ini kita sedang mendata Alfamart dan Indomaret serta pusat perbelanjaan lain yang belum melengkapi izin usaha toko modern," jelasnya. 

Meski penerapan plastik berbayar ini belum dilaporkan pihak Indomaret dan Alfamart, namun Disperindag berwenang akan terus melakukan pengawasan di lapangan agar tertib dan sesuai ketentuan.
Penarikan tarif plastik berbayar yang dikenakan ke masyarakat ini rencananya nanti akan dikembalikan dalam bentuk program bantuan sosial kemasyarakatan bagi lingkungan sekitar. 




R24/dev/rep

 
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru