riau24 Kepala Balai TNTN: Otak Pelaku Perambahan TNTN Bukan Masyarakat Setempat | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Kepala Balai TNTN: Otak Pelaku Perambahan TNTN Bukan Masyarakat Setempat

1
Berita Riau -  Kepala Balai TNTN: Otak Pelaku Perambahan TNTN Bukan Masyarakat Setempat
Pekanbaru, Riau24.com- Maraknya praktik penjualan lahan di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) oleh para tetua suku adat setempat menjadi salah satu faktor kuat maraknya perambahan di lahan TNTN.
 
Hal ini disampaikan oleh Kepala Balai TNTN, Tandya Tjahjana yang mengatakan bahwa kebanyakan kasus perambahan yang ia temui di TNTN dilakukan oleh masyarakat tempatan yang diupah oleh orang lain yang bukan masyarakat setempat hingga mengakibatkan otak pelaku perambahan sulit sekali ditangkap.
 
''Kebanyakan para perambah itu memang orang tempatan sana tapi otak pelaku yang menyuruh dan mengupahi mereka adalah orang-orang yang berasa dari luar Riau. Banyak di daerah Sumatera Utara atau dari daerah Jawa. Ini yang membuat kita sulit sekali membabat perambahan ini sampai selesai," kata Tandya.
 
Selain itu, faktor lain yang membuat sulitnya menghentikan praktik perambahan di TNTN adalah karena akses jalan dari berbagai sisi sehingga membuat sulitnya pemantauan dilakukan secara ketat.
 
Tandya menerangkan, disekeliling TNTN sudah terdapat akses jalan maka pihaknya tak bisa sepenuhnya memantau jika ada praktik perambahan yang terjadi. Hanya ada 18 orang penjaga saja yang berjaga secara bergantian dan ini tidak sepadan dengan total luas lahan TNTN.
 
"Upaya awal yang harus dilakukan dalam mengurangi kasus perambahan di TNTN adalah dengan memberikan pemahanan dan penyadaran kepada masyarakat setempat untuk menjaga dan peduli pada TNTN. Kepedulian itu yang sampai sekarang sulit ditumbuhkan di masyarakat," tutur Tandya.
 
"Jika ada semangat menjaga TNTN dari masyarakat, maka pekerjaan dari Balai TNTN tidak akan seberat sekarang, karena jika masyarakat sadar dan peduli tentang betapa pentingnya hutan maka masyarakat sendiri akan menjaga TNTN tanpa ada perintah selain dari dorongannya sendiri," pungkasnya.
 
 
R24/adi/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Wartawan Asli
Sabtu, 05 Maret 2016 16:48 wib
Judul berita seperti ini. Saya rasa bukan sosok wartawan yang buat judul. Atau ini wartawan atau pimpinan media ini tidak ada yang mengerti nulis. Atau tidak punya sertifikat UKW (uji kompetensi wartawan).
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru