riau24 Taliban Tolak Perundingan Damai | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Taliban Tolak Perundingan Damai

1
Berita Riau -  Taliban Tolak Perundingan Damai
Kabul, Riau24.com- Pihak Taliban menolak perundingan damai yang digagas Kelompok Kerja Empat Negara (Quadrilateral Coordinatiion Group). Taliban menuntut penghapusan kelompoknya dari daftar hitam internasional sebelum perundingan damai dilakukan. 
 
"Kami ingin menegaskan bahwa sampai pendudukan pasukan asing berakhir, sampai nama Taliban dihapus dari daftar hitam internasional dan sampai tahanan kami dilepaskan, pembicaraan tidak akan membuahkan hasil," ujar pihak Taliban dalam pernyataannya seperti dilansir dari kantor berita AFP, Sabtu (5/3/2016).
 
Pernyataan tersebut muncul dari pembicaraan tatap muka antara kelompok militan dengan pemerintah Afghanistan yang berharap pembicaraan akan dimulai di Islamabad pada pekan ini. 
 
"Kami tegas menyatakan pemimpin terhormat dari Taliban tidak memberikan wewenang kepada siapa pun untuk berpartisipasi dalam pertemuan dan Dewan Pimpinan Emirat Islam telah memutuskan untuk tidak mengambil bagian di dalamnya," imbuh pihak Taliban.
 
Pernyataan ini merupakan pukulan bagi upaya Afghanistan, China, Pakistan dan Amerika Serikat yang tergabung dalam Kelompok Kerja Empat Negara. Negosiasi perundingan damai dilakukan untuk mengakhiri pemberontakan panjang dan berdarah Taliban di Afghanistan.
 
Delegasi Kelompok Kerja Empat Negara bertemu di Kabul pada akhir Februari untuk putaran keempat perundingan yang bertujuan menghidupkan kembali proses perdamaian yang baru lahir dan sempat terhenti musim panas lalu. Mereka menyerukan dialog langsung antara Taliban dan pemerintah Afghanistan pekan ini.
 
Pemerintah Afghanistan berulangkali menyerukan semua kelompok Taliban untuk duduk bersama dalam perundingan. Meskipun Presiden Ashraf Ghani mengatakan pemerintahannya tidak akan berdamai dengan orang-orang yang membunuh warga sipil. 
 
Pakistan - pendukung bersejarah Taliban - menggelar putaran pertama perundingan langsung dengan Taliban pada bulan Juli. Namun negosiasi terhenti ketika pemberontak terlambat mengkonfirmasi kematian pemimpin dan pendiri Taliban Mullah Mohammed Omar dan memicu pertikaian dalam kelompok.
 
 
 
R24/adi/det
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Noala
Kamis, 14 Desember 2017 12:46 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru