riau24 Kondisi Lahan Tahura ini Masih Tetap Dirambah, Dishut Riau Ini Kemana ? | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Kondisi Lahan Tahura ini Masih Tetap Dirambah, Dishut Riau Ini Kemana ?

0
Berita Riau -  Kondisi Lahan Tahura ini Masih Tetap Dirambah, Dishut Riau Ini Kemana ?
 
Pekanbaru, Riau24.com - Setakat ini, didalam area kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) SSK II yang kini berada di tiga kabupaten/kota
se Provinsi Riau ini, masih sangat terabaikan dalam pengamananya melalui instansi Dinas Kehutanan (Dishut) Riau, selaku instansi terkait.
 
Pasalnya, informasi yang didapat itu masih terjadi aksi perambahan dalam kawasanya hutan tersebut. Dan anehnya, kendati ada halnya pengamanan dilakukan, tapi tidak berjalan dengan maksimal. Maka, aksi pembalakan liar atau dikenal dengan perambahan, masih tetap terjadi. 
 
Sehingga kondisi ini menjad tanda tanya dari elemen masyarakat di Provinsi Riau. Seperti disebutkan Kharimullah Tambunan ini kepada wartawan. "Kawasan dari Tahura hanyalah tinggal nama, dikarena Pemerintah Provinsi Riau melalui Dishut terkesan tidak peduli lagi," ujarnya.
 
Direktur Eksekutif dari Lembaga Pengawasan Pembangunan pada Lingkungan Hidup Indonesia, juga mengatakan, padahal Dishut Riau
yang bertanggungjawab masalah atas kerusakan terjadi di kawasan Tahura ini, terkesan membiarkan. Padahalkan ada Polisi Kehutanan (Polhut).
 
"Tahura yang diketahui berada di tiga daerah. Yakni ada Pekanbaru dan Siak, serta Kampar. Tapi, hal pengawasan yang seharusnya itu dilakukan Dishut Riau, terkesanya tidak berfungsi. Sehingga, saat ini kawasan Tahura masih tetap saja masih luluh lantah dirambah," ujar Kharimullah.
 
Diketahui katanya, Dishut Riau ini seolah olah tidak mampu didalam menghadapi perusak di kawasan Tahura yang saat ini semakin kian habis dibabat, lalu dikuasai, serta juga dijadikan perkebunan kelapa sawit oleh orang-orang menikmati keuntungan diatas tanah negara tersebut.
 
Padahal juga diketahui, beberapa waktu lalu Kepala Dishut Riau, H Fadrizal Labay ada mengeluarkan surat peringatan hukum berkebun didalam kawasanya Tahura. Yakni sesuai surat nomor 2898/KPHP-MMT/1X/2015. Tanggal 16 Oktober 2015. Tetapi, kenyataannya tidak berfungsi.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru