riau24 Sukseskan PIN Polio 2016 di Kabupaten Meranti | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Sukseskan PIN Polio 2016 di Kabupaten Meranti

0
dr H Misri Hasanto MKes saat diruang kerjanya
Berita Riau -  Sukseskan PIN Polio 2016 di Kabupaten Meranti

Meranti, Riau24.com – Ibu-ibu yang memiliki anak balita jangan sampai tidak datang. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti melalui Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti akan menggelar Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio tahun 2016. Dimana PIN Polio kali ini akan dilaksanakan selama seminggu penuh mulai tanggal 8 sampai dengan tanggal 15 Maret 2016.

Pencanangan PIN Polio ini akan digelar di halaman Kantor Camat Tebing Tinggi Barat, Desa Alai, Selasa (besok,red). Panitia sudah pun menyiapkan berbagai iven untuk memeriahkan pembukaan PIN tersebut.

“Kita sudah siapkan berbagai acara mulai senam cuci tangan pakai sabun, jingle PIN Polio serta pemberiaan imunisasi polio sebanyak dua tetes. Kita juga menyiapkan berbagai souvenir buat balita yang datang seperti balon dan snack. Pemberian imunisasi ini gratis,” ucap Ketua Panitia PIN Polio 2016 Tingkat Kabupaten Kepulauan Meranti, dr H Misri Hasanto MKes kepada Riau24.com di kantor Bupati Meranti, Senin (7/3/2016).

Menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti itu, sasaran PIN tersebut adalah seluruh anak mulai usia 0-59 bulan. “Target kita sebanyak 17.066 anak diberikan imunisasi vaksin polio selama PIN ini. Jumlah tersebut merupakan jumlah balita di Kepulauan Meranti sesuai hasil pendataan kita,” jelasnya.
Guna untuk memaksimal pelayanan, sambung Misri, pemberian PIN tidak hanya dipusatkan di lokasi pencanangan tetapi juga di seluruh pos pelayanan yang sudah disiapkan. Adapun pos PIN Polio ini mulai Puskesmas, Pustu, sampai Puskesdes yang ada di seluruh Kecamatan se Kepulauan Meranti. Dimana setelah kita data secara keseluruhan totalnya ada sekitar lebih kurang dua ribuan lebih pos PIN di seluruh Meranti.

“Kami juga menyediakan pos khusus di titik-titik yang dilalui banyak orang seperti di pelabuhan. Nanti jika ada balita yang lewat langsung diberikan tetes imunisasi polio,” tambahnya.
Bahkan guna memastikan tidak ada anak yang terlewatkan, petugas kesehatan juga akan melakukan sweeping ke rumah-rumah untuk memberikan imunisasi bagi balita. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan ada anak yang tidak bisa dibawa ke pos PIN yang tersedia, beber Misri.
“Kami mengerahkan seluruh petugas kesehatan mulai dokter, bidan dan perawat. Kami juga sudah menyiapkan kader-kader yang sudah terlatih untuk memberikan pelayanan selama PIN ini,” imbuh Misri.

Lebih jauh Misri menjelaskan bahwa PIN ini dilakukan serentak secara nasional dengan target dunia bebas polio tahun 2020. Untuk tingkat nasional dilaksanakan di Bogor pada hari yang sama. Seluruh balita harus diberikan meskipun balita tersebut pernah diberikan vaksin polio.
“Imunisasi polio itu yang wajibnya empat kali. Nah, sekarang yang kita berikan adalah imunisasi tambahannya. Jadi, ini harus juga bagi semua anak agar lebih kebal terhadap virus polio. Ayo ibu-ibu bawa anaknya ke pos PIN terdekat. Pemberiannya secara oral hanya dua tetes,” ajaknya lagi.
Masri juga menjelaskan bahwa semula PIN ini akan digelar di Desa Bantar Kecamatan Rangsang Barat. Namun karena kekhawatiran sulitnya mobilisasi warga ke lokasi kegiatan, akhirnya diputuskan pelaksanaan kita laksanakan di Desa Alai, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.


R24/dev/ndi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru