riau24 Pengusaha Home Industry Kuansing Kesulitan Modal | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pengusaha Home Industry Kuansing Kesulitan Modal

0
Salah satu home industry
Berita Riau -  Pengusaha Home Industry Kuansing Kesulitan Modal

Kuansing, Riau24.com – Saat ini para pengusaha industri rumah tangga (home industry) di Kabupaten Kuantan Singingi semakin berkembang dan telah terkenal cukup luas. Akan tetapi para pengusaha tersebut masih kesulitan modal terutama untuk bidang pemasaran.
Sementara dana dari pihak ketiga seperti BUMN, PT. Sucofindo, PTPN V, maupun dari pihak bank dinilai masih terlalu sulit untuk meminjamkan dana karena harus mengajukan proposal dan menunggu dalam waktu yang cukup lama.

“ Para pengusaha kita (home industry ) belum terbiasa dengan hal seperti begitu. Karena yang mereka tahu begitu proposal masuk maka dana akan keluar bantuan” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Tarmis, SH, MH melalui Kepala Bidang Koperasi Drs. Eka Harputra ketika dihubungi Riau24.com diruang kerjanya, Senin (7/3).

Meskipun demikian, Diskopindag Kuansing terus melakukan pembinaan dan bahkan juga turut serta mencarikan bapak angkat berupa pihak ketiga, akan tetapi pihak ketiga mengharuskan membuat proposal dan setiap proposal yang diajukan tentu butuh proses atau jangka waktu lama.

" Kebanyakan para pengusaha nggak sabaran menunggu" paparnya.

Perkembangan home industry di Kabupaten Kuansing tidak terlepas dari pembinaan dari Diskopindag Kuansing. Berkat kerja keras yang dilakukan oleh instansi tersebut sampai saat ini tercatat 20 unit home industry masih tetap eksis, ujarnya.

Bahkan 20 home industry tersebut, telah memiliki izin pangan berupa Industry Rumah Tangga (IRT) yang tersebar di seluruh Kecamatan di Kuansing. Adapun home industri yang ada di Kuansing antara lain industri pembuatan beraneka kue, industri pembuatan roti, industri pembuatan keripik, industri pembuatan kerupuk sagu, dan sebagainya.

“ Bahkan industri pembuatan galamai pernah mengikuti pameran di Jakarta pada tahun 2014 lalu,” tuturnya.

Namun yang lebih membanggakan, pembuatan kue pia ternyata telah memiliki sertifikat halal (bersertifikat halal), sehingga bisa diperjualbelikan dan dikonsumsi bukan hanya di masyarakat Kuansing sendiri, akan tetapi juga warga Riau dan bahkan sampai ke seluruh Nusantara, tukasnya.


R24/dev/zar 

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru