riau24 Lintah Darat di Rohul Sulit Dibasmi | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Lintah Darat di Rohul Sulit Dibasmi

0
Berita Riau -  Lintah Darat di Rohul Sulit Dibasmi

Rohul, Riau24.com - Keberadaan koperasi liar yang biasa disebut rentenir atau lintah darat kian menjamur di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Koperasi liar semakin sulit dihentikan karena kantor mereka yang sering berpindah-pindah. Bahkan beberapa koperasi juga berkantor di rumah. Dan hal ini juga tidak lepas dari masyarakat yang banyak menggunakan jasa rentenir baik untuk penambahan modal usaha sampai pemakaian konsumtif.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Rohul H. Tengku Rafli Armien S.Sos, melalui Kabid Koperasi Suryanto mengatakan rentenir/koperasi liar dianggap telah menyalahi aturan koperasi.

"Koperasi liar seperti ini tidak punya anggota tetap. Calon anggota keluar setelah utang mereka lunas," ujar Suryanto kepada Riau24.com, Selasa (8/3/2016).

Suryanto mengungkapkan peminjaman seharusnya diberikan ke calon anggota yang sudah terdaftar minimal tiga bulan. Di bulan keempat, calon anggota ini seharusnya sudah jadi anggota koperasi.

"Mereka menyalahi aturan, karena bunga yang ditetapkan ke calon anggota bukan melalui rapat anggota, seharusnya ada aturan mainnya," tegasnya.

Dalam peraturan Menteri Koperasi dan UKM, sambung Suryanto, Bupati/Walikota berhak melakukan pembinaan dan pengawasan kantor cabang, kantor cabang pembantu dan kantor kas yang berkedudukan di wilayahnya.

Namun masalahnya, calon anggota terus bertambah dan berganti-ganti. Bahkan, Pemerintah Daerah kewalahan, karena banyak kantor koperasi liar yang tak berizin. Suryanto mengakui enam koperasi liar sudah penah ditutup oleh Diskoperindag Rohul, terdiri 3 koperasi di Kecamatan Tambusai Utara, dan 3 koperasi lain di Kecamatan Ujungbatu.

"Namun enam koperasi ini masih juga beroperasi. Kami juga kesulitan, karena mereka banyak berkantor di rumah, dan berpindah-pindah (ngontrak)," katanya.

Menurut Suryanto, sebenarnya koperasi liar atau rentenir bisa dibasmi. Bumdes atau UED-SP bisa membantu masyarakat agar mereka tidak terjerat utang kepada lintah darat. Namun demikian, Bumdes atau UED-SP punya aturan main. Usaha desa ini tidak sembarangan meminjamkan uang ke masyarakat yang belum terdaftar sebagai anggota.



R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru