riau24 Pensiun Dini PNS Dimulai 2017 | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Pensiun Dini PNS Dimulai 2017

0
Berita Riau -  Pensiun Dini PNS Dimulai 2017

Jakarta, Riau24.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Re‎formasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi menegaskan, rasionalisasi PNS akan dimulai 2017.

Rasionalisasi tersebut diterangkanya, tidak identik dengan pensiun dini, apalagi pemecatan. Rasionalisasi arahnya pada peningkatan kompetensi agar bisa masuk ke jabatan fungsional tertentu.

"Rasionalisasi dilakukan mulai 2017. Pengurangan ini dalam upaya menurunkan belanja pegawai yang saat ini masih 33,8 persen," kata Yuddy saat membuka rapat koordinasi pendayagunaan aparatur negara pemprov se Indonesia, Selasa (8/3) di Kantor KemenPAN-RB.

Dikatakan Yuddy, saat ini pihaknya sementara lakukan kajian soal mengurangi pegawai yang dinilai tidak memiliki kualifikasi, kinerja buruk dan tidak berkompeten.

"Kajiannya hampir selesai. Belanja pegawai untuk APBN masih 33,8 persen‎. Itu harus diturunkan lagi," jelasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang SDM Aparatur KemenPAN-RB, Setiawan Wangsaatmaja saat diwawancarai terkait wacana tersebut menambahkan, ada beberapa tahapan untuk rencana rasionalisasi ini.
Kemudian, akan dilakukan pemetaan kompetensi, kualiifikasi dan kinerja. Dari, situ kata dia, akan terlihat para PNS yg mempunyai kompetensi, kualifikasi dan kinerja yang baik.

Rencana rasionalisasi ini, lanjutnya, sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk menciptakan birokrasi pemerintahan berkelas dunia yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien, serta yang memiliki pelayanan publik yang berkualitas.

"Dengan kebijakan rasionalisasi ini, diproyeksikan jumlah PNS empat tahun ke depan akan berkurang menembus rasio 1,5 %," tambahnya.


R24/dev/jwa 

 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru