riau24 Djarot Peringatkan Rawannya Jalur Independen, Ahok: Masa Bodoh Gua | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Djarot Peringatkan Rawannya Jalur Independen, Ahok: Masa Bodoh Gua

0
Berita Riau -  Djarot Peringatkan Rawannya Jalur Independen, Ahok: Masa Bodoh Gua

Jakarta, Riau24.com - Ketua DPP PDIP, yang juga Wagub DKI, Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan Gubernur DKI incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) soal rawannya jalur independen. Apa tanggapan Ahok?

"Nggak ah. Masa bodoh gua," kata Ahok kepada wartawan usai meresmikan RPTRA Kembangan, Jakarta, Kamis (10/3/2016).

Ahok menyadari besarnya risiko kegagalan di jalur independen. Proses verifikasi KTP dukungan yang rawan diintervensi, dan waktu pengumpulan dukungan ulang duet Ahok-Heru sudah dihitungnya. Dia menempatkan risiko itu sebagai salah satu tantangan terberatnya.

"Tantangan terberat yakni belum pernah ada gubernur yang menang independen. (Terberat) Kedua, kalau ada oknum-oknum KPUD yang enggak profesional, gampang sekali membatalkan independen," kata Ahok, Selasa (8/3) lalu.

Djarot mengingatkan Ahok soal rawannya jalur independen. Sama seperti kekhawatiran Ahok, Djarot menilai jalur independen rawan dijegal.

"Saya harus sampaikan pada Pak Ahok, hati-hatilah. Jalur independen rawan untuk digagalkan. Sangat rawan," kata Djarot di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (8/3/2016).

Djarot menambahkan, bila puk Ahok berhasil menjadi gubernur DKI lagi lewat jalur independen, risiko juga belum selesai.

"Ketika-pun misalnya menang jalur independen, kan bukan hanya sekadar menang. Pasti selalu berhubungan dengan lembaga yang lain, tidak bisa berdiri sendiri," kata Djarot.

Soal kekhawatiran penjegalan, Ketua KPU DKI Sumarno memastikan pihaknya bakal bekerja secara profesional dan independen. Ia bahkan menawarkan relawan Teman Ahok nanti mendampingi verifikator KPU DKI pada saat penghitungan suara sehingga bisa menjadi saksi.

"Tadi sudah ketemu Pak Ahok, beliau ketawa-ketawa saja. Kami hanya mengingatkan saja, KPU profesional. Verifikasi yang dilakukan KPU sangat terbuka. Kami menawarkan tim sukses Pak Ahok mendampingi verifikator KPU, jadi nanti dugaan-dugaan jegal atau bermain bisa diminimalisir," ujar Sumarno.



R24/dev/det 

Video Channel Riau24 TV




Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru