riau24 Riau Fokus Lakukan Pemadaman di Empat Daerah Pesisir Timur Riau | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Riau Fokus Lakukan Pemadaman di Empat Daerah Pesisir Timur Riau

0
Berita Riau -  Riau Fokus Lakukan Pemadaman di Empat Daerah Pesisir Timur Riau
Pekanbaru, Riau24.com- Komandan Satuan Tugas Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Riau, Brigadir Jenderal TNI Nurendi menyebutkan hingga kini petugas pemadam fokus mengantisipasi meluasnya kebakaran lahan di empat wilayah pesisir Riau. Penyebab masifnya titik api ini diduga karena musim panas yang melanda daerah tersebut.
 
"Kami fokus pemadaman di empat daerah pesisir timur Riau," tutur Nurendi, Kamis (10/3/2016).
 
Empat daerah itu yakni Dumai, Bengkalis, Rokan Hilir dan Meranti. "Ancaman kebakaran lahan yang dikhawatirkan menimbulkan kabut asap cukup berpotensi melanda daerah pesisir Riau menyusul musim panas yang melanda selama sebulan terakhir," kata Nurendi.
 
Hingga kini, sambungnya, kurang lebih 300 hektare lahan gambut di Riau terbakar, namun kabut asap belum mengganggu kualitas udara.
 
"Hingga kini Komando Resort Militer 031/ Wirabima Riau telah mengerahkan 400 pasukan TNI yang disebar di sejumlah wilayah titik api. Jumlah tersebut masih dianggap mampu menangani kebakaran lahan. Namun, jumlah petugas pemadam di lapangan tak sebanding dengan ketersediaan alat pemadam. Peralatan pemadam sangat kurang sekali," imbuhnya. 
 
Nurendi mengungkapkan, saat ini petugas sangat membutuhkan mesin pompa air dan alat berat untuk melokalisir api agar tidak meluas. Terlebih titik api yang cukup jauh yang letaknya di dalam hutan sangat sulit untuk dijangkau hingga membuat petugas kesulitan memadamkan api. Hingga kini, petugas masih menunggu bantuan dua unit helikopter waterbombing dari Badan Nadional Penanggulangan Bencana (BNPB).
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru