riau24 Makin Maraknya Hipnotis di Inhu | Berita Riau
Jumat, 15 Desember 2017

Makin Maraknya Hipnotis di Inhu

0
Ilustrasi
Berita Riau -  Makin Maraknya Hipnotis di Inhu
Inhu, Riau24.com - Banyaknya jumlah angkatan kerja yang tidak dibarengi dengan jumlah lapangan kerja akhir-akhir ini, membuat banyak orang melakukan hal yang tidak bertanggung jawab. Salah satu tindak kejahatan yang sedang terjadi di wilayah Indragiri Hulu (Inhu) adalah tindak kejahatan hipnotis.

Salah seorang warga Inhu, Sumarni menjadi salah satu korbannya. Korban yang sehari-hari berjualan barang kelontong di Jalan Azki Aris menuturkan, dirinya dihipnotis oleh dua orang yang tidak dikenal. Dengan berkedok menawarkan perkakas rumah tangga, mereka memulai aksi hipnotis terhadap Sumarni.
 
Dua orang tersebut mengaku berasal dari karyawan salah satu toko kelontong terkenal di kota Rengat. Dalam menawarkan produk pada Sumarni, ia berjanji akan datang dalam waktu satu jam dan barang tersebut akan diantarkan ke rumahnya. Namun sebelum barang diantar, salah satu dari dua penjahat tersebut meminta uang muka pada Sumarni. 
 
Karena saat itu Sumarni hanya memiliki uang Rp2 juta, ia pun memberikan uang tersebut. Namun mereka meminta lebih dari uang yang ia punya saat itu.  "Saya hanya punya uang Rp2 juta, kalau tidak mau ya sudah,"tutur Sumarni.
 
Setelah mendengar ucapan Sumarni, orang tersebut dengan cepat merampas uang yang ada di tangan Sumarni. Ketika Sumarni berniat ingin memanggil tetangganya yang lain, pelaku tidak memperbolehkannya. Dan pelaku juga sempat menanyakan tentang keberadaan suami Sumarni. Dan dengan polos Sumarni menjawab bahwa suaminya saat ini bekerja di Pematang Reba.
 
Satu jam berlalu, namun barang yang janji diantarkan tidak kunjung tiba. Sumarni pun mulai curiga, dan menghubungi nomor handphone yang diberikan pelaku kepada Sumarni, namun setelah dicoba untuk dihubungi tidak pernah diangkat.
Saat itulah ia sadar kalau sudah menjadi korban tindak kejahatan hipnotis." Kalau uang saya lebih dari Rp 2 juta mungkin saya kasih semua karena saya ikut saja perintahnya", tambah Sumarni.
 
Dengan adanya kejadian ini Sumarni berharap agar para ibu rumah tangga berhati-hati agar tidak menjadi korban hipnotis selanjutnya. Karena saat ini Sumarni bukan satu-satunya korban hipnotis di kota Rengat, bahkan karyawan salah satu toko kelontong terkenal di kota Rengat pun sudah banyak yang menjadi korban.



R24/dev/hmn
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru