riau24 Pengamat: Proses Rekruitmen di Pilkada Tak Boleh Instan | Berita Riau
Kamis, 14 Desember 2017

Pengamat: Proses Rekruitmen di Pilkada Tak Boleh Instan

0
Berita Riau -  Pengamat: Proses Rekruitmen di Pilkada Tak Boleh Instan

Riau24.com – Direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini memberikan komentar soal munculnya calon perseorangan yang menimbulkan istilah deparpolisasi. Menurutnya, kalau rekruitmen dan kaderisasi partai politik berjalan baik maka partai tidak perlu merasa khawatir dengan calon perseorangan.

“Proses rekruitmen di pilkada kan tidak boleh instan. Partai mempersiapkan kader harusnya sejak jauh-jauh hari, memproyeksikan pencalonan mereka di pilkada sejak jauh-jauh hari. Pilkada kan memperebutkan posisi puncak di daerah," kata Titi saat dihubungi VIVA.co.id, Senin, 14 Maret 2016.

Menurutnya, partai harusnya sudah memproyeksikan siapa yang akan mereka usung. Lalu, mereka bekerja untuk memuluskan calon yang akan diusungnya. Apalagi partai secara struktur dan instrumen dinilai kuat.

"Jadi kaderisasi harus dilakukan untuk mendukung rekruitmen yang didasarkan pada kekuatan basis. Nah, kalau kita kecenderungan persiapan calon kepala daerah tidak matang dan tidak kuat. Jadi jelang pemilihan baru berpikir untuk mengusung siapa," kata Titi.

Ia menjelaskan pilkada sebenarnya adalah kegiatan yang dilakukan secara reguler. Sehingga bisa diproyeksikan kapan waktu pelaksanaannya. Karena itu, seharusnya partai politik tidak lagi menggunakan sistem hit and run tapi harus menjalankan agenda pemilu yang reguler dengan rekruitmen dan kaderisasi.

"Sehingga partai politik siap menyongsong perhelatan partai politik sesuai dengan agenda yang terjadwalkan. Kecuali kalau pemilunya kita enggak tahu kapan, pilkadanya enggak tahu kapan. Baru enggak bisa diproyeksi," kata Titi.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok berniat maju melalui jalur independen dalam pilkada DKI Jakarta 2017. Keputusan itu menimbulkan polemik lantaran Ahok mengatakan tak sanggup maju melalui jalur partai karena harus membayar mahar politik.

Langkah Ahok maju melalui jalur independen ini pun dinilai sebagai bentuk deparpolisasi. Makna deparpolisasi dan pencalonan melalui jalur independen pun akhirnya menuai perdebatan.

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru