riau24 Polda Riau Sita Ribuan Kosmetik Ilegal | Berita Riau
Jumat, 09 Desember 2016

Polda Riau Sita Ribuan Kosmetik Ilegal

3
Berita Riau -  Polda Riau Sita Ribuan Kosmetik Ilegal
Pekanbaru, Riau24.com - Kepolisian Daerah Riau menyita ribuan kosmetik ilegal senilai Rp 200 juta dari dua rumah kecantikan di Pekanbaru. Ribuan alat kecantikan yang berasal dari luar negeri tersebut beredar tanpa ada izin edar Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 
 
"Kosmetik tanpa izin ini beredar melalui transaksi online," kata  Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo, Rabu, 15 Maret 2016.
 
Guntur mengatakan, praktek penjualan kosmetik tanpa izin di rumah kecantikan itu terbongkar berdasarkan informasi dari masyarakat. Kepolisian langsung melakukan penggeledahan di dua salon kecantikan yakni Evi Salon, di Jalan Arjuna, Pekanbaru dan mendapati sebanyak 25 jenis kosmetik ilegal dan sebuah salon di Jalan Delima menemukan 64 jenis kosmetik. Namun pemilik salon saat ini masih berstatus sebagai saksi.
 
Menurut Guntur, penyidik masih mendalami perkara penjualan kosmetik tanpa izin itu. Kepada penyidik, pelaku mengaku telah menjalankan usahanya selama dua tahun. Alat kosmetik  tersebut dibeli dari China dan Thailand melalui transaksi jual beli online.
 
"Belum ada tersangka, namun penyidik telah memeriksa empat saksi dari pemilik salon," katanya. 
 
Menurut Guntur, kosmetik asal luar negeri tanpa izin dikhawatirkan mengandung zat berbahaya yang dapat merugikan masyarakat Indonesia. Sebab kata dia, tidak ada jaminan kosmetik asal luar negeri layak dikonsumsi sebelum mendapatkan izin dan uji labor dari Balai Pemeriksa Obat dan Makanan. 
 
"Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap kosmetik yang beredar tanpa izin, dikhawatirkan dapat membahayakan diri karena diperoleh tanpa prosedur yang benar," ujarnya. 
 
 
Berbagai merk yang  berhasil disita seperti, Masker Wajah EGG White, Sampo Kuda, Body Slime Herbal, Sabun Mandi, Mis Moster, Shampo Black Magic, Hand Bubuk Glas Tonomer, Masker Xbeino dan Desusan.
 
Atas temuan tersebut, jika terbukti bersalah pelaku terancam dijerat pasal Pasal 197 junto Pasal 106 ayat 1 tentang mengedarkan kesediaan tanpa izin dengan ancaman 10 tahun penjara.
 
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Febiola
Selasa, 15 Maret 2016 15:43 wib
harus hati-hati milih pembersih wajah skrg
Yudhistira
Selasa, 15 Maret 2016 15:43 wib
udah jelas barang dari china tuh banyak pake merkury. dijual juga di sini
Ziva
Selasa, 15 Maret 2016 15:42 wib
pantaslah makin banyak orang yang kena kanker kulit ntah obat apa ajalah yang beredar skrg nih
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru

Versi Mobile

   Riau24.com
                       Informasi Anda Genggam