riau24 Harga Karet Turun, Tergantung Kualitas | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Harga Karet Turun, Tergantung Kualitas

1
Kegiatan jual beli karet
Berita Riau -  Harga Karet Turun, Tergantung Kualitas
Kuansing-Riau24.com-Kondisi perekonomian yang dinilai tidak stabil akibat nilai tukar rupiah di banding dolar terlalu jauh, karena satu dolar mencapai Rp. 14.000 lebih. Menyebabkan harga barang barang meningkat, sementara harga karet turun.

Sehingga Petani karet di Kabupaten Kuantan Singingi, mengeluh dengan kondisi harga karet yang turun drastis dalam beberapa bulan terakhir, hingga mencapai Rp 6.000 per kilogram, padahal untuk karet harga normal mencapai Rp 15.000/kg.

Sedangkan harga dasar karet dari pabrik karet (crumb rubber) sekitar Rp. 11.500.-, dan harga karet ini juga berbeda antara toke karet yang tidak melakukan pelelangan dengan yang melakukan pelelangan.

Berdasarkan data yang dihimpun wartawan bahwa tempat pelelangan karet tersebar di wilayah Kuantan Singingi, yakni Kecamatan kuantan mudik terdapat di desa Pebaun dan Saik, kecamatan Gunung Toar terdapat di desa Toar, Kecamatan Kuantan Tengah terdapat di kenegerian Kopah, Kecamatan Pangean terdapat di desa Teratak Air Hitam dan kecamatan Singingi.

Menurut Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Kuantan Singingi, H. Wariman DW, SP, MM ketika bincang-bincang menyebutkan harga karet tergantung pada bahan olahan karet (bokar), jika bokar tak baik tentu harga akan turun dan jika bokar baik tentu harga juga naik.

Oleh karena itu, petani karet harus mengutamakan kualitas jika ingin harga naik dan tidak bisa berpatok pada harga dasar pabrik yang mencapai rp.11.500.-, karena untuk mencari harga karet tentu berpedoman pada kadar karet petani hanya 55 % dikalikan harga dasar.

"Jadi harga karet sangat tergantung pada harga bokar dan kadar(KK dan juga ada SIR  (standar indonesia rubber)," paparnya.

Untuk itu katanya, Disbun hanya menganjurkan agar petani meningkatkan kualitas karet, sehingga nantinya harga juga akan baik dan bila harga turun tergantung pada harga pasar," kata Wariman. R24/mrd/replizar
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Hari
Sabtu, 12 September 2015 08:55 wib
sawit juga turun ,, tambah melarat rakyat
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru