riau24 Dua Pekan Terakhir Karhutla Di Merbau Capai 150 Hektar | Berita Riau
Rabu, 13 Desember 2017

Dua Pekan Terakhir Karhutla Di Merbau Capai 150 Hektar

1
Berita Riau -  Dua Pekan Terakhir Karhutla Di Merbau Capai 150 Hektar

Meranti, Riau24.com - Diperkirakan sejak dua pekan terakhir terhitung sejak tanggal 1 Maret 2016 kemarin, Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di lingkungan Desa Mekar Sari Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, dari hitungan pemerintah setempat tidak kurang terbakarnya capai 150 hektar.

"Seperti dikemukakan Camat Merbau, Wan Abdul Malik, S.PdI saat ditemui Riau24.com di halaman Kantor Camat Merbau, Kamis (17/3/2016). Dikatakannya, dari 150 hektar yang dilanda kebakaran disana, tercatat 70 hektar lahan masyarakat, sedangkan hutan diperkirakan terbakar 80 hektar.

Camat Merbau kelahiran Teluk Belitung 18 September 1958 itu menuturkan, dilahan masyarakat yang terbakar itu, sebagian terdapat tanaman karet yang sudah jadi.

"Kini api sudah hampir padam diperkirakan 90 persen, hampir padam setelah turun hujan pada Selasa malam kemarin", papar Wan Abdul Malik, seraya mengaku sedikit lega memikirkan Karhutla tersebut.

"Diakuinya, setelah turun hujan, kita sedikit merasa lega karena api dilapangan diprediksi hampir padam sebesar 90 persen, namun demikian kita tetap memantau terus kelapangan, yang dikawatirkan nanti apa bila dihembus angin sisa api yang masih ada pada kayu disana kembali terjadi lagi, ini tidak bisa dipungkiri", beber mantan Camat Pulau Merbau itu.

Wan Abdul Malik menambahkan, selama disana dilakukan pemadaman api salah satu mesin robin milik Desa Sungai Anak Kamal mengalami kerusakan, akibat tertimpa kayu (pohon,red).

Berangkat dari pengalaman yang dialami seperti itu, pemerintah setempat mengingatkan kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, dan perlu hati-hati serta waspada terhadap Karhutla.

"Haparan kita kepada masyarakat khususnya masyarakat Kecamatan Merbau agar tidak membakar lahan sembarangan, dan dapat waspada terhadap Karhutla", tutup Wan Abdul Malik.


R24/dev/ndi

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Naomi
Kamis, 17 Maret 2016 16:34 wib
asyik karlahut aja di riau ni
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru