riau24 Ngeri, Pernikahan di India Malah Bisa Hilangkan Nyawa | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Ngeri, Pernikahan di India Malah Bisa Hilangkan Nyawa

1
Berita Riau -  Ngeri, Pernikahan di India Malah Bisa Hilangkan Nyawa

Riau24.com – Perayaan pernikahan seharusnya menjadi momen yang membahagiakan bagi pasangan dan keluarga. Namun di India Utara, peristiwa ini malah kerap menjadi duka.

Sejumlah tragedi di sebuah pesta pernikahan berulang kali terjadi di desa Raipur Bhood, negara bagian Uttar Pradesh. Akhir pekan lalu, seorang fotografer yang dipekerjakan untuk mengabadikan momen pernikahan itu, justru terkena tembakan oleh anggota keluarga calon pengantin pria, menjelang pesta pernikahan.

Raju, terkena luka tembak di perut dan meninggal karena luka tersebut ketika dilarikan ke rumah sakit. Seorang gadis berusia 17 tahun bernama Meenakshi juga menjadi korban. Tembakan perayaan yang menjadi simbol pernikahan itu tidak dimaksudkan untuk melukai seseorang, namun korban kerap berjatuhan.

Raju dan Meenakshi juga bukan satu-satunya korban. Pekan lalu, ayah dari pengantin pria di sebuah desa lain di India Utara juga secara tidak sengaja melukai seorang anak berusia 12 tahun. Sementara di sebuah desa ketiga, seorang wanita terluka saat menyaksikan perayaan pernikahan.

Pada bulan Februari saja, total empat orang tewas dalam tembakan perayaan di pernikahan yang dilakukan hanya di negara bagian Uttar Pradesh. Dalam salah satu insiden, pengantin pria terluka parah setelah salah satu tamunya melepaskan tembakan di udara. Ada pula Amit Rastogi, yang memimpin prosesi tradisional ke rumah pengantin wanita, juga terkena tembakan di kepala.

Tembakan perayaan ini telah lazim dilakukan di India. Namun, kini pemerintah India ingin menghapusnya.

"Melepaskan tembakan dengan senjata selama prosesi pernikahan telah menjadi semacam tren di India. Sudah saatnya pemerintah mengencangkan prosedur pemberian lisensi senjata dan juga mengembangkan mekanisme yang kuat untuk memastikan lisensi ini tidak disalahgunakan," kata Manoj Jain, seorang hakim di Delhi, seperti dilansir dari BBC, Kamis, 17 Maret 2016.

Tembakan perayaan dengan menggunakan senjata ini untuk menunjukkan kejantanan dan status, sebagian juga digunakan sebagai alternatif untuk pengganti kembang api. Hal serupa juga terjadi di Afghanistan dan Timur Tengah, Balkan, dan di beberapa tempat lain.

Pada umumnya, beredar pemahaman yang keliru bahwa menembakkan senjata ke udara akan menghindari luka kepada siapa pun. Namun, seorang dokter di Los Angeles menyebutkan bahwa senjata yang ditembakkan ke udara justru lebih membahayakan dan bisa melukai orang, dibandingkan penembakan biasa.

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 14 Desember 2017 12:49 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA & ANJING ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/Ms1ZMuu.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru