riau24 Hadapi MEA, Disnaker Riau Buka Pelatihan Gratis di Pasirpengaraian | Berita Riau
Minggu, 17 Desember 2017

Hadapi MEA, Disnaker Riau Buka Pelatihan Gratis di Pasirpengaraian

2
Samsul Akmal, Kasi Penempatan dan Pemagangan Naker Disnakertrans Riau
Berita Riau -  Hadapi MEA, Disnaker Riau Buka Pelatihan Gratis di Pasirpengaraian

Rohul, Riau24.com - Minat masyarakat untuk mengikuti Pelatihan Kerja Institusional 2016 dilaksanakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau di UPT Latihan Kerja Riau Wilayah III di Pasirpengaraian, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) cukup tinggi.

Sejak pendaftaran pelatihan gratis dengan 9 jurusan dibuka sejak 29 Februari dan baru berakhir 31 Maret 2016, jumlah pendaftar sudah 204 orang atau melebihi kuota sampai hari Jumat (18/3/2016).

Samsul Akmal, selaku Kasi Penempatan dan Pemagangan Naker Disnakertrans Riau, sekaligus Pelaksana Kegiatan Pelatihan di BLK Pasirpangaraian mengatakan sampai hari ini, pendaftar untuk pelatihan menjahit sudah 50 orang, las listrik 5 orang, sepeda motor 31 orang, mekanik mobil bensin 3 orang, operator komputer 33 orang.

"Untuk pendaftar pelatihan teknisi komputer 19 orang, teknisi handphone 17 orang, instalasi listrik 13 orang, dan tata boga 33 orang," jelas Samsul Akmal ditemui riau24.con di kantor Balai Latihan Kerja Pasirpengaraian, Jumat.

Pada Pelatihan Gratis Institusional 2016, 9 jurusan pelatihan disiapkan pihak Disnakertrans Riau. Kuota setiap jurusan hanya 16 orang, namun peminat beberapa jurusan sudah melebihi kuota.

Samsul mengakui untuk jurusan yang pesertanya melebihi kuota akan diseleksi. Hanya calon peserta yang benar-benar serius yang akan lolos dan menjadi peserta selama 48 hari atau 480 jam yang baru dibuka 7 April 2016 mendatang.

"Selama 48 hari itu, mereka belajar mulai pagi hingga sore. Makan pagi dan makan siang kita siapkan di sini (kantor BLK)," kata Samsul.

Selain Pelatihan Kerja Institusional, sambung Akmal, Disnakertrans Riau juga berencana membuat Pelatihan Kerja Non Institusional di kecamatan. Namun, rencana itu perlu koordinasi dengan pihak Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Rohul.

"Kalau untuk peralatan workshop di kantor ini (BLK) sudah tersedia," katanya.

Samsul mengakui salah satu tujuan dilaksanakan Pelatihan Kerja Institusional adalah dalam rangka menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA) yang sudah dimulai Januari 2016.

Namun, agar pekerja punya standar, mereka seharusnya mengikuti sertifikasi profesi, sehingga ketrampilan kerja pekerja diakui di tingkat asia.

"Ada rencana kita membuat program sertifikasi profesi. Namun masih perlu berkoordinasi dengan pihak Kementrian (Tenaga Kerja)," tandas Samsul Akmal.


R24/dev/ags

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nia
Sabtu, 19 Maret 2016 11:42 wib
makin banyak peminatnya ya
Naomi
Sabtu, 19 Maret 2016 11:42 wib
semoga bermanfaat
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru