riau24 Atasi Karlahut di Riau, Indonesia Beli Pesawat Tanpa Awak | Berita Riau
Sabtu, 16 Desember 2017

Atasi Karlahut di Riau, Indonesia Beli Pesawat Tanpa Awak

3
Ilustrasi
Berita Riau -  Atasi Karlahut di Riau, Indonesia Beli Pesawat Tanpa Awak
Pekanbaru, Riau24.com- Untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan, pemerintah Indonesia memesan pesawat tanpa awak atau drone. Drone ini mempunyai daya jelajah 200 kilometer.
 
Rencana pembelian drone ini disampaikan Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Lodewyk Pusung di Lapangan Udara Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
 
"Drone itu sudah disanggupi oleh Menkoplhukam dan Kementerian Lingkungan Hidup. Sekarang sedang dipesan," kata Lodewyk kepada wartawan.
 
Menurut Lodewyk, drone ini begitu tiba akan diletakkan di Kota Dumai dan Pekanbaru, Riau. Pasalnya, dua kota ini mempunyai landasan pesawat memadai."Untuk mendarat dan terbang, drone membutuhkan landasan sekitar 150 meter,"jelasnya.
 
Dijelaskan Pandgam, pertimbangan mengadakan drone merupakan satu dari tujuh konsep mengatasi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Adapun tujuh konsep ini akan saling berkaitan dan berkesinambungan sehingga pencegahan Karhutla dapat dimaksimalkan.
 
Konsep dimaksud salah satu diantaranya menguatkan personil di wilayah yang sedang mengalami bencana kebakaran lahan. Sejauh ini telah ada 5 satuan setingkat kompi (SSK) yang dikerahkan mencegah dan memadamkan Karhutla.
 
"Konsep selanjutnya adalah kemungkinan penempatan personil dan penempatan drone. Ketika drone menemukan titik api, maka kita kirimkan helikopter membawa pasukan untuk langsung memadamkan kebakaran sehingga tidak menyebar," jelasnya.
 
Konsep selanjutnya gelar komunikasi dan pelibatan personil gabungan. Kedua konsep itu bertujuan untuk meningkatkan komunikasi yang baik setiap prajurit.
 
"Percuma saja jika drone muter-muter tapi komunikasi tidak ada. Kemudian personil gabungan TNI, Polri, BPBD, BKSDA dikuatkan," ujarnya.
 
Konsep selanjutnya sistem pelaporan jaringan yang telah terbentuk dan membuat SMS Center. Ia menjelaskan konsep itu untuk meluaskan jaringan petugas dengan melibatkan masyarakat.
 
R24/adi
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nauli
Sabtu, 19 Maret 2016 11:36 wib
takut kebakaran kaya kemarin ya pak??
Wiwid
Sabtu, 19 Maret 2016 11:36 wib
dananya jangan ada yang di mark up ya pak
Yuyun
Sabtu, 19 Maret 2016 11:36 wib
akhirnya pemerintah pusat mau perhatiin kami juga
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru