riau24 Apresiasi terhadap Bumi, Earth Hour Lakukan Kegiatan Switch Off Selama Satu Jam | Berita Riau
Senin, 18 Desember 2017

Apresiasi terhadap Bumi, Earth Hour Lakukan Kegiatan Switch Off Selama Satu Jam

0
Berita Riau -  Apresiasi terhadap Bumi, Earth Hour Lakukan Kegiatan Switch Off Selama Satu Jam
Pekanbaru, Riau24.com- Komunitas Earth Hour hari ini, Sabtu (19/3/2016) adakan kegiatan switch off ceremonial. Hal ini merupakan simbolisasi kepada masyarakat untuk bisa mematikan lampu dan alat elektronik lainnya selama satu jam di seluruh dunia.
 
"Malam ini dari jam 20.30 sampai 21.30 WIB kita akan lakukan pemadaman listrik secara simbolis di beberapa tempat di Pekanbaru selama satu jam. Jadi malam ini kita perayaan atau mengapresiasi bumi selama satu jam," ungkap Koordinator Earth Hour Kota Pekanbaru, Deka Afi Wahyu, Sabtu (19/3/2016).
 
Kegiatan ini bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan World Wide Fund (WWF) Riau. Sejak siang tadi telah dilangsungkan berbagai acara seperti pameran poster konservasi satwa dan alam serta Earth Hour Champion.
 
Malam ini dijadwalkan akan digelar talk show interaktif bersama Walikota Pekanbaru, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Pekanbaru, WWF Riau dan Koordinator Earth Hour Kota Pekanbaru sebagai pelaksana acara.
 
Diadakan pada minggu ke tiga bulan Maret ternyata memiliki alasan tersendiri. Hal ini dikatakan Deka sebab berdasarkan data dari WWF internasional, rata-rata iklim di seluruh dunia pada minggu ke tiga bulan Maret sedang terjadi peralihan. "Jadi hawanya itu sangat bersahabat, hangat," tuturnya.
 
Mengenai pemilihan waktu ini pula, Deka kembali menjelaskan pada pukul 20.30 hingga 21.30 WIB merupakan waktu dimana konsumsi listrik di rumah masyarakat sedang meningkat. 
 
Setelah acara talk show berakhir, akan dilakukan simbolisasi mematikan lampu, dan kali ini Gelanggang Remaja menjadi ikon Kota Pekanbaru yang dipilih oleh Deka dan anggotanya di Earth Hour.
 
"Selain di Gelanggang Remaja yang menjadi ikon kota kita kali ini, lokasi lainnya yang akan dipadamkan adalah Tugu Zapin, Tugu Tepak Sirih di Simpang Tiga, lampu jalan protokol dan beberapa hotel serta kafe," terangnya.
 
Deka menuturkan, mematikan lampu dan alat elektronik lainnya merupakan cara sederhana yang bisa kita lakukan. Setelah simbolisasi selama 60 menit ini terlaksana, diharapkan akan menjadi gaya hidup dan ramah lingkungan di masyarakat.
 
Ia menghimbau kepada masyarakat Kota Pekanbaru khususnya untuk turut mematikan lampu dan tidak melakukan pemborosan. Matikan alat elektronik ketika tidak sedang dipakai.
 
"Kita mulai dengan hal-hal yang kecil. Mudah-mudahan hal kecil yang dilakukan ini bisa berdampak besar bagi kita semua. Melihat kondisi saat ini, masyarakat lebih banyak berperan sebagai penikmat alam, bukan pecinta alam. Untuk mencintai alam sebenarnya kesadaran diri sendiri. Kebanyakan orang juga hanya bisa mengeluh tetapi tidak berbuat apapun untuk menghasilkan solusi," imbuhnya.
 
Kegiatan switch off ini merupakan aksi tahunan Earth Hour, dan untuk Kota Pekanbaru tahun ini telah menjadi tahun ke empat pelaksanaannya. Switch Off ini pun dilakukan di 7500 kota-kota besar di dunia dengan target 2,3 Milyar orang yang mengikutinya.
 
R24/uci
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru