riau24 Ilmuwan Temukan 'Saklar' di Otak yang Bisa Bantu Kendalikan Nafsu Makan | Berita Riau
Selasa, 12 Desember 2017

Ilmuwan Temukan 'Saklar' di Otak yang Bisa Bantu Kendalikan Nafsu Makan

1
Berita Riau -  Ilmuwan Temukan 'Saklar' di Otak yang Bisa Bantu Kendalikan Nafsu Makan
Jakarta, Riau24.com- Walaupun sedang tak lapar tapi nafsu makan tetap tinggi. Menurut para ilmuwan ternyata ada enzim tertentu yang berfungsi untuk mengatur kontrol nafsu makan. Apa itu?

Para peneliti percaya bahwa kadar gula dalam aliran darah bisa memicu penghidupan saklar selama makan sehingga orang mulai merasa kenyang. Tapi ketika saklar itu gagal dinyalakan, hal ini akan memicu orang makan yang berlebihan.

Dilansir Independent (18/03), ilmuwan menemukan saklar nafsu makan yang memiliki kekuatan hubungan antara sel-sel saraf di otak tikus laboratorium. Secara khusus mereka ingin melihat apa yang akan terjadi ketika enzim yang disebut dengan OGT (O-GIcNAc transferase) bekerja dalam otak tikus.

OGT diketahui terlibat dalam banyak aspek metabolisme tubuh, termasuk penggunaan hormon insulin dan glukosa dalam aliran darah. Hal ini dapat meningkatkan keinginan makan setelah konsumsi minuman atau makanan manis.

Salah satu pekerjaan enzim ini adalah menambahkan turunan kimia glukosa menjadi protein dan ini tampaknya menjadi sel-sel saraf penting dari pusat kontrol nafsu makan otak. Ketika gen untuk enzim ini dihapus atau tersingkir, tikus akan alami kenaikan berat badan dua kali lipat dalam dua minggu sebagai akibat dari penumpukan lemak.

"Tikus-tikus ini tidak mengerti bahwa mereka sudah cukup makanan, sehingga mereka terus makan," tutur Olof Lagerlof, seorang peneliti dari Johns Hopkins sekaligus penulis dalam Journal Science.

Para ilmuwan menemukan bahwa ketika gen OGT tidak lagi bekerja pada sel saraf di hipotalamus otak, tikus tampaknya tidak tahu kapan harus berhenti makan dan tumbuh lemak berlebihan dibandingkan tikus biasa," jelas Profesor Richard Huganir, Direktur Departemen Ilmu Saraf di Johns Hopkins University School of Medicine di Baltimore, Maryland.

"Enzim OGT ini mengatur keseimbangan efek kenyang," tambah Huganir.

Saklar nafsu makan ini dikendalikan oleh jumlah gula glukosa yang beredar dalam aliran darah yang secara alami meningkat setelah makan atau setelah minum-minuman manis.

"Ini sangat mungkin bahwa mekanisme dan jenis sel di otak yang sama juga ditemukan pada manusia. Kami pikir ini jenis mekanisme kontrol nafsu makan yang bisa terjadi pada manusia, tetapi kita perlu melakukan banyak pekerjaan untuk menunjukkannya," tutur Profesor Hugair.

Para peniliti percaya bahwa studi ini dapat menjadi bagian dari pendekatan baru untuk mengendalikan obesitas. Jika masalah ini terjadi pada manusia, sebaiknya konsumsi obat atau perawatan khusus di otak agar kontrol nafsu makan lebih efektif dibandingkan dengan menjalankan program diet.

R24/uci/det

Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Nelivera
Kamis, 16 November 2017 08:48 wib
SABUNG AYAM DAN PACUAN KUDA ======> AYOKJOIN SEKARANG JUGA Minimal deposit hanya 50 ribu. ada bonus deposit 10% untuk member baru dan bonus deposit harian sebesar 5% ayo untuk informasi lebih lanjut silakan hubungi CS kami di sini Terima kasih dan salam succecs Form Bolavita !! [URL=http://www.bolavita.net/register/] https://i.imgur.com/lWQKb4j.jpg
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru