riau24 Sikapi Aksi Massa GMPP-LB, DPRD Riau Bantah Tidak Peduli Realisasi Jalan Lintas Bono  | Berita Riau
Selasa, 19 Desember 2017

Sikapi Aksi Massa GMPP-LB, DPRD Riau Bantah Tidak Peduli Realisasi Jalan Lintas Bono 

2
Berita Riau -  Sikapi Aksi Massa GMPP-LB, DPRD Riau Bantah Tidak Peduli Realisasi Jalan Lintas Bono 
 
Pekanbaru, Riau24.com - Massa aksi berjumlah belasan orang ini,
Gerakkan Mahasiswa Pelalawan Peduli Lintas Bono (GMPP-LB), Senin (21/3), mendatangi Kantor Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Riau. Kedatangan massa ini meminta kejelasan dilanjutkan Jalan Lintas Bono.
 
Kedatangan mahasiswa tersebut, sebelumnya ada melakukan orasi dengan membawa poster-poster kondisi Jalan Lintas Bono berada di Pelalawan, selain itu teriakanya Koordinaror Lapangan (Korlap) ini meminta kejelasan pembangunan Jalan Lintas Bono. Karena, kini sudah semakin hancur.
 
Selang beberapa lama melakukan orasi yang dikawal oleh kepolisian ini, akhirnya anggota DPRD Riau menyambangi dan meminta agar massa aksi bicarakan masalah ini diruangan. "Sudah gerah rasanya menyampaikan aspirasi, masalah Jalan Lintas Bono ini pada DPRD Riau," kata Zuendri.
 
Ini disampaikan Korlap dihadapan empat anggotta DPRD Riau yang menerima kehadiran massa aksi. Empat anggota DPRD Riau yaitu ada Hardianto, Asri Auzar wakili Komisi D. Juga ada Husni Tamrin dan Sugianto dari Dapil Pelalawan - Siak. Pertemuan itu, bertempat diruang rapat medium.
 
Dipaparkan Zuendri, mengatakan, anggota DPRD Riau berasal Dapil Pelalawan - Siak, tentu tahu jalan adalah akses untuk meningkatkan ekonomi. Jalan menghubungkan Kecamatn Teluk Meranti dan juga Kuala Kampar. Teluk Meranti kan ada Bono yang mendunia. Akses arah ke Kabupaten Inhil.
 
"Kondisi, sangat memprihatinkan dan tambah hancur. Maka, lebih baik tidak ada sekalian dari pada ada jalan ini yang digagas dengan pengorbanan masyarakat relakan tanah untuk jalan. Tapi hingga kini akses wisata telah mendunia dan ini semestinya menjadi kepedulian pemerintah," ujarnya.
 
Dikatakannya, bahwa Jalan Lintas Bono yang dimulai pembangunan pada tahun 2004, waktu itu masih kepemimpinan Rusli Zainal selaku Gubernur Riau. Berarti hingga kini pembangunan telah berjalan lebih kurng 12 tahun. Tapi sekarang ini, pembangunan tidak juga kunjung selesai dilaksanakan.
 
Didalam kesempatan tersebut, ia jelaskan, aksi ini tiga poin menjadi tuntutan. Diantaranya itu Meminta kejelasan pembangunan Jalan Lintas Bono, Meminta pemerintah Provinsi Riau untuk serius menangani Jalan Lintas Bono, Meminta pemerintah Provinsi Riau untuk segera menyelesaikan pembangunan Jalan Lintas Bono. 

Menanggapi hal ini, Husni Tamrin anggota DPRD Riau berasal dari Dapil Pelalawan - Siak, tegaskan, sangat mengapresiasi akan yang disampaikan GMPP-LB. Namun, dituding tidak peduli keluhannya masyarakat, itu tidak setuju. Hal ini, sudah diperjuangkan anggota DPRD Riau dari sejak awal.
 
"Saya bersama dengan anggota DPRD Riau Dapil Pelalawan-Siak dan lainnya, selalu perjuangkanya didalam anggaran untuk lanjutan pembangunan Jalan Lintas Bono tersebut. Tetapi itu pernah ditolak oleh Pemkab Pelalawan. Artinya, bukan tidak ada DPRD Riau yang peduli," terangnya.
 
Politisi Gerindra inipun membagi-bagikan berkas penolakan pihak Pemkab Pelalawan kepada masa aksi. Dimana berkas itu berisikan perrjuang untuk Jalan Lintas Bono. 2016, Rp44 Miliar. Dikatakannya, berkas ini bisa disampaikan pada sanak family. Bahwa, bukti DPRD sudah perjuangkan.
 
R24/rul
Untuk berbagi Berita/ Informasi/ Peristiwa
Silahkan SMS ke No HP : +62 853 2000 4928,
atau email ke alamat : redaksi.riau24@gmail.com
(harap cantumkan data diri anda).

Berita News24xx

Loading...
loading...

Komentar Anda (tidak mengandung SARA)

Riko
Selasa, 22 Maret 2016 07:29 wib
Siap bang husni. Kami harap komitmen bang husni.ok
Anak pelalawan
Selasa, 22 Maret 2016 07:28 wib
Kami minta jalan lintas bono diperjuangkan
Nama :
Komentar :
     

Berita Terbaru

  • Subscribe
    untuk mendapatkan berita terbaru